PT KOSME Buka Pabrik di Surabaya

harianmerahputih.id
Pasangan Crazy Rich Malang Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasarisebagai owner PT. Kosme berbincang dengan Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak saat membuka pabrik baru Kosme di Surabaya, Kamis (17/6/21)

MERAHPUTIH I SURABAYA - Pengembangan kawasan industri manufaktur di Jatim terus menggeliat. Terbaru, PT. Kosmetika Global Indonesia (KOSME) membuka pabrik di Kota Surabaya. Tepatnya di kawasan Rungkut Industri. Hadirnya industri kosmetik itu sangat penting untuk mendongkrak laju perekonomian sekaligus memperdayakan SDM yang ada, utamanya memberi kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensinya.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan, hadirnya pabrik kosmetik di Jatim menunjukkan potensi ekonomi Jawa Timur cukup bagus. "Kami sangat bersyukur PT. KOSME memilih membangun pabrik di Kota Surabaya," kata Wagub Emil dalam acara peresmian PT. KOSME di Jalan Raya Rungkut Industri III, Kamis, (17/6).

Menurutnya, pengembangan kawasan industri sangat penting. Sebab, kawasan Industri mampu memberikan solusi secara komprehensif untuk manufaktur di Jatim. "Tentunya, Pemprov Jatim turut hadir karena kita memiliki masterplan untuk pengembangan kawasan-kawasan industri lain di Jatim," ujar Emil.

Sebagai perekonomian terbesar nomor dua di Indonesia, Emil menegaskan bahwa Jatim menjanjikan potensi pasar yang luar biasa bagi pelaku-pelaku ekonomi. "Kami juga mendoakan semoga selain PT. KOSME berkembang dari sisi produksi, tapi pasar di Jatim juga menjanjikan bagi produk lokal kebanggaan kita," ungkapnya.

Saat ini, jumlah industri kosmetik di Jatim sebanyak 55 perusahaan. Dari total 55 perusahaan ini, 7 diantaranya dikategorikan industri skala besar yang mampu menyerap total sebanyak 6.881 tenaga kerja. "Rinciannya, industri skala besar dengan jumlah 6.118 tenaga kerja, 28 industri skala menengah dengan jumlah tenaga kerja 739 tenaga kerja, dan 20 industri skala kecil dengan jumlah tenaga kerja 24 tenaga kerja," jelas Emil.

Meningkatnya tren kebutuhan masyarakat terhadap produk kecantikan dan perawatan tubuh, membuat Wagub Emil optimis industri kosmetik dalam negeri, utamanya di Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan dan Sumatra semakin bertumbuh. "Masuknya PT. Kosme tentu akan menambah Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)," tuturnya.

Tak hanya tumbuh di pasar domestik, ia juga meyakini permintaan industri kosmetik bakal meroket di pasar dunia. Pada Tahun 2020, nilai ekspor Jatim untuk produk kosmetik jenis krim wajah, deodorant dan kertas tisu, mencapai total sebesar USD 5,57 juta. Sedangkan Februari 2021 mencapai total USD 0,739 juta. "Jepang merupakan negara tujuan ekspor terbesar disusul negara Myanmar, Korea, Singapore dan Taiwan," ucapnya.

Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak juga mengapresiasi Keterlibatan penyandang disabilitas pada pabrik kosmetik tersebut. Baginya, kehadiran mereka bekerja di PT. Kosme merupakan sesuatu yang sangat mulia dan luar biasa. Kepercayaan yang diberikan juga melecut kepercayaan diri dan semangat bagi penyandang difabel, bahwa mereka bisa produktif.

"Tentu kami sangat bangga bahwa PT. KOSME mempercayakan 20 orang penyandang disabilitas bekerja di sini. Ini juga menjadi model yang kita dorong kepada pabrik-pabrik lain untuk meneladaninya," pesan Wagub Emil.

Sementara itu, Gilang Widya Pramana yang didampingi oleh Shandy Purnamasari sebagai pemiik PT. KOSME menjelaskan, tingginya permintaan terhadap pasar kosmetik membuatnya untuk terus berekspansi membuat produk baru. Proses membuat produk baru, otomatis membutuhkan tenaga kerja yang memadai.

Baca juga: Wagub Emil Tegaskan Peran Strategis PMI dalam Fondasi Kesehatan Jatim

Dalam hal ini, Gilang tidak sekadar merekrut SDM yang sehat secara fisik, melainkan juga turut melibatkan penyandang disabilitas.

"Ke depan, PT KOSME akan terus menambah pekerja disabilitas sebanyak mungkin. Sebab kami ingin memberi kesempatan kerja kepada mereka. Mereka itu bisa bekerja, hanya saja tidak diberi kesempatan. Bahkan kerja mereka lebih semangat," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Juragan 99 owner PT KOSME yang merupakan perusahaan manufaktur sejak 2018 bergerak di bidang kosmetik, skin care dan body care itu, membagikan mobil dinas untuk para karyawan.

Pembagian ini diniatkan untuk apresiasi atas kerja keras seluruh team yang ahli di bidangnya masing-masing. Tidak tanggung-tanggung, mobil yang dibagikan berupa mobil mewah.

Bertepatan dengan opening Head Office dan pabrik baru PT KOSME Surabaya. Juragan 99 berharap dengan diberikannya apresiasi berupa mobil dinas ini akan menambah semangat dan loyalitas seluruh karyawan dalam menggapai visi dan misi perusahaan ke arah selanjutnya. (dpr)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru