MERAHPUTIH I SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa resmi melantik Aditya Halindra Faridzki – Riyard sebagai Bupati – Wakil Bupati Tuban. Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pasangan tersebut dilakukan Gubernur Jawa Timur digedung negara Grahadi Surabaya, Minggu (20/6/2021).
“Saya Gubernur Jatim atas nama Presiden RI resmi melantik Aditya Halindra dan Riyard resmi sebagai Bupati – Wakil Bupati Tuban,“ kata Gubernur Jatim saat membacakan keputusan Presiden dan Mendagri di Grahadi.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
“Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Tuban. Semoga selalu amanah dalam menjalankan tugas," ujarnya.
Dalam pelantikan tersebut, Gubernur Jatim meminta bupati dan wakil bupati berusaha semaksimal mungkin untuk menangani serta mengendalikan COVID-19.
"Bapak Presiden Jokowi selalu berpesan, percepat vaksinasi dan perketat PPKM. Keduanya adalah ujung tombak berseiring dengan program '5-M' dan '3-T'," tutur dia.
Selain itu, orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut juga berpesan agar gas dan rem selalu seimbang, yaitu sedapat mungkin ekonomi digas dan penyebaran COVID-19 direm.
Sementara itu, turut hadir menyaksikan prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tuban, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, politikus senior Partai Golkar Akbar Tanjung, Ketua Golkar Jatim sekaligus anggota DPR RI, Sarmuji serta sejumlah legislator pusat lainnya.
Hadir juga secara langsung mantan Bupati Tuban dua periode sekaligus anggota DPR RI Haeny Relawati yang merupakan ibu kandung Bupati Aditya Halindra Faridzki.
"Pelantikan bupati dan wakil bupati ini adalah yang terakhir dari 19 Pilkada serentak tahun 2020, tapi yang hadir bintang-bintang semua. Semoga mencerahkan dan memberi semangat Pak Bupati dan wakilnya menjalankan tugas ke depan," tutur Khofifah.
Apalagi Pak Bupati sudah tidak kebingungan mentor, karena sudah ada sang ibunda yang sangat berpengalaman di dunia pemerintahan," ucapnya.
Seperti diketahui, Aditya Halindra Faridzki-Riyadi terpilih sebagai Bupati-Wakil Bupati Tuban hasil Pilkada 9 Desember 2020, menggantikan Fathul Huda-Noor Nahar Hussein yang masa jabatannya berakhir hari ini, 20 Juni 2020.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
Pada pelaksanaan pelantikan tersebut hanya dihadiri oleh bupati terpilih, sedangkan wakil bupati terpilih dilakukan secara virtual.
Prosesi pelantikan, Gubernur Khofifah memimpin pengambilan sumpah jabatan yang diikuti bupati dan wakil bupati, kemudian penandatanganan berita acara pelantikan, penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan serta penyerahan petikan surat keputusan.
Pada proses penandatanganan berita acara pelantikan hingga penyerahan petikan surat keputusan, Wakil Bupati Tuban Riyadi melakukannya secara virtual karena sempat terkonfirmasi positif COVID-19 hasil tes usap PCR dengan status orang tanpa gejala.
"Proses yang dilakukan berseiring dengan pandemi COVID-19, meski Pak Wakil Bupati sudah terkonfirmasi negatif, tapi karena sempat positif maka untuk kebaikan bersama maka dilakukan virtual,"pungkasnya.
Usai menjalani prosesi pelantikan, Bupati Lindra menyampaikan rasa gembira dan leganya setelah perjualan panjang di Pilkada serentak 2020 hingga akhirnya resmi dilantik pagi ini. Ia mengaku siap melakukan kerja cepat, tepat dan dekat untuk masyarakat Kabupaten Tuban.
Bahkan, mulai besok, Senin (21/6/2021), ia akan langsung berkoordinasi dan merapatkan barisan di jajaran OPD di Kabupaten Tuban, serta berkomunikasi dengan jajaran vertikal di wilayah Pemkab Tuban.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Ia ingin segera menyamakan frekuensi dan langkah agar percepatan pembangunan bisa dilaksanakan di Tuban.
“Insya allah mulai hari senin besok kita akan melakukan koordinasi dengan teman-teman OPD, baik secara vertikal dan horizontal kita akan koordinasi dulu. Kita berniat jika keadaan memungkinkan, minggu kedua kita akan turun langsung ke masyarakat,” kata Bupati Lindra.
Sejumlah program unggulan dan prioritas juga telah ia persiapkan. Misalnya di tahun ini ia ingin agar masalah perbaikan jalan bisa disegerakan.
Ia juga tengah menyiapkan penambahan layanan kesehatan berupa puskemas guna mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Tuban. Namun tentu saja dengan menyiapkan segara kebutuhan sarana dan prasarana untuk pembelajaran tatap muka.
“Program unggulan yang kami siapkan salah satunya di bidang infrastruktur jalan. Dan kalau untuk kesehatan kita juga akan perbanyak untuk puskesmas-puskesmas. Dan untuk pendidikan, insya allah kalau sudah diizinkan kita sudah akan memulai pembelajaran tatap muka sebesar 50 persen dan sisanya nanti digilir, maka semua sarprasnya kita akan siapkan,” tandas Bupati Lindra.(red)
Editor : Eko Yudiono