formasi All in One Memberikan Perlindungan Keselamatan Kesehatan Masyarakat

harianmerahputih.id
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Kejati Jawa Timur Mohamad Dofir meninjau pelaksanaan Vaksinasi Dosis ke-2 Kepada Keluarga Besar Kejaksaan dan Warga Kota Surabaya, yang dilaksanakan di Islamic Center, Surabaya,Selasa (11/8/2021).

MERAHPUTIH I SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Ketua DPRD Jatim, Pangkoarmada II, Kajati Jatim, Kalanti Jatim dan Kabinda Jatim, meninjau pelaksanaan Vaksinasi Dosis ke-2 Kepada Keluarga Besar Kejaksaan dan Warga Kota Surabaya, yang dilaksanakan di Islamic Center, Surabaya,Selasa (11/8/2021).

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Sekda Provinsi Jatim, Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, Pejabat Utama Polda Jatim, Kepala OPD Provinsi Jatim dan Wali Kota Surabaya.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Kegiatan Vaksinasi Dosis ke-2 kepada Keluarga Besar Kejaksaan Serta Warga Kota Surabaya, bertujuan untuk mendukung program pemerintah membentuk Herd Imunity bagi warga Surabaya dan Jawa timur umumnya.

Tahapan vaksinasi dimulai dari tahapan Skrining, Pendaftaran, penyuntikan Vaksinasi dan Observasi dengan tetap tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pelaksanaan vaksinasi tersebut dengan target capaian vaksinasi 2.500 orang. 2.000 dosis bagi masyarakat setempat dan 500 dosis bagi keluarga besar korps Adhyaksa. Total Vaksinator berjumlah 200 tenaga kesehatan dari Dinkes Kota Surabaya.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, menyebutkan, Ini adalah formasi all in one. Semua bekerja untuk satu tujuan memberikan perlindungan keselamatan kesehatan masyarakat. Format strong partnership menjadi bagian penting dan tentu Surabaya menjadi episentrum interaksi atau mobilitas dan pertumbuhan ekonomi jatim.

“Memang harus terkawal dan tentu bagi masyarakat surabaya yang belum tervaksin di dosis pertama, mohon terus bisa mengikuti, dimana proses vaksinasi sangat banyak titik. Maka yg belum dapat dosis pertama, saling proaktif, jadi antara dosis pertama diselesaikan, dan dosis kedua dilakukan percepatan,” kata Khofifah Indar Parawansa.

Baca juga: HKTI Deklarasikan Jatim Lumbung Ternak, Inovasi Peternakan Jadi Fokus

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, M Dofir menyebutkan, Ini vaksinasi dosis kedua.

“Hari ini Nakes dan personil pendukung yang ada, merupakan kolaborasi Pemprov Jatim, Pemkot, Kodam V Brawijaya, Koarmada II dan Polda Jawa Timur,” ucapnya. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru