Khofifah Tinjau Vaksinasi Covid-19 1.300 Dosis di Ciputra World Surabaya

harianmerahputih.id
Warga Surabaya dan sekitarnya mengikuti vaksinasi yang digelar secara kolaboratif antara Pemprov Jatim, Bara JP, Konsul Kehormatan Inggris dan Arta Graha yang diselenggarakan di Mal Ciputra World Kota Surabaya, Jumat (3/9/2021).

MERAHPUTIH I SURABAYA - Vaksinasi sebanyak 1.300 dosis yang digelar secara kolaboratif antara Pemprov Jatim, Bara JP, Konsul Kehormatan Inggris dan Arta Graha yang diselenggarakan di Mal Ciputra World Kota Surabaya dikunjungi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (3/9/2021).

Masyarakat yang memerlukan vaksin dosis pertama maupun vaksin dosis kedua, baik menggunakan vaksin Sinovac dan Astrazeneca, bisa memanfaatkan vaksinasi ini dengan mendaftarkan diri di vaksin.ciputraworldsurabaya.com hingga Sabtu (4/9/2021) besok.

Baca juga: Jatim Borong Dua Penghargaan Kesehatan Nasional, Bukti Komitmen Jaga Sanitasi dan Lingkungan Sehat

Vaksinasi yang digelar hari ini menggunakan vaksin AstraZeneca dan untuk besok akan menggunakan vaksin Sinovac. Sehingga masyarakat yang membutuhkan vaksin merk tersebut bisa segera mendaftarkan diri.

Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah meyampaikan apresiasinya pada segenap tim penyelenggara. Pasalnya untuk vaksinasi ini memang dibutuhkan adanya kerja sama yang kuat lintas sektor dan semua pihak. Sebab mewujudkan herd immunity memang menjadi tanggung jawab bersama.

“Kita bisa melihat, bahwa kita butuh strong partnership untuk mewujudkan percepatan vaksinasi. Nah yang di sini ini sangat membantu, artinya vaksinasi dosis pertama dan kedua bisa ikuti vaksinasi di sini,” kata Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah menyampaikan, bahwa Jatim baru saja kedatangan ratusan ribu dosis vaksin dari Jakarta. Mayoritas adalah vaksin Sinovac.

Baca juga: Jatim Mantapkan Dukungan untuk Swasembada Susu dan Gula, Khofifah: Siap di Garis Terdepan

“Kendalanya kalau vaksin datang adalah vaksin yang datang itu sudah disertai dengan notisi. Berapa jumlah untuk kabupaten kota masing-masing sudah tertera. Nah pemprov dapat buffer lima persen dari setiap jumlah vaksin yang dikirim. Maka buffer ini yang biasa kota gunakan untuk percepatan dengan menggelar vaksinasi bersama lintas sektor,” tambahnya.

Program vaksinasi yang bersinergi dengan tempat-tempat keramaian juga akan digelar Pemprov Jatim dalam waktu dekat. Salah satunya adalah di Jatim Park 3 di Kota Batu.

Khofifah berharap, dengan menggandeng privat sektor maka jangkauan vaksinasi ke masyarakat juga bisa lebih luas.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Dengan kerja sama dengan lintas sektor maka sistem yang diterapkan biasanya adalah peserta vaksinasi tidak dibatasi dengan domilisi tempat tinggal atau KTP di mana vaksinasi digelar. Asalkan warga Jatim semua bisa mengakses vaksin.

Contohnya di Ciputra World ini, meski digelar di Surabaya namun tak sedikit masyarakat yang ikut vaksin adalah masyarakat dari luar Kota Surabaya. Misalnya ada yang dari Trenggalek, ada yang dari Madiun, Sidoarjo, Gresik dan banyak lagi.

“Yang patut kita syukuri saat ini, Jatim sudah bebas zona merah. Maka hulunya yaitu vaksinasi terus kita gencarkan dan prokes saya titip jangan sampai lengah. Tetap jaga prokes agar kita segera bisa keluar dari pandemi,” pungkas Khofifah.(*red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru