MERAHPUTIH|AMBON – Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, jika Pandemi Covdi-19 melandai, kemungkinan pihaknya mengeluarkan izin Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Untuk sekolah butuh kajian dan pertimbangan khusus. Kami tidak boleh gegabah. Oleh karena itu dalam waktu dekat kami akan coba dengan SMP dulu,” urai Walikota di Ambon, Kamis (9/9/2021).
Dia menambahkan, dari 163 daerah terdapat lima di Maluku yang diijinkan pemerintah pusat untuk proses pembelajaran sekolah tatap muka, sedangkan Kota Ambon tidak termasuk di dalamnya.
"Di Maluku ini baru lima tidak termasuk Ambon, oleh karena saya mau kejar itu, perlu persiapan dan pertimbangan yang matang. Jangan kita eforia lalu menimbulkan klaster baru. Kalau SD seluruhnya belum bisa, mungkin nanti kita coba untuk kelas empat, lima dan enam,” ungkapnya.
Diakui, sebelum PTM dibuka perlu persiapan matang, seperti menyiapkan disinfektan, tempat cuci tangan, juga pembagian jarak meja dan tempat duduk siswa.
"Ini harus dipersiapakan dengan baik sehingga nantinya tidak menimbulkan klaster baru penyebaran coronavirus disease (Covid-19),” beber Walikota.
Walikota menjelaskan, kasus Corona di kota Ambon terus melandai yang ditandai naiknya zonasi dari zona orange ke kuning (resiko rendah), termasuk tingginya angka vaksinasi anak saat ini mencapai 14 ribu, tidak menjamin proses PTM dilakukan untuk seluruh jenjang kelas di sekolah dasar (SD).
"Untuk pembejalaran tingkat SD bisa saja diizinkan tetapi kemungkinan, hanya untuk siswa kelas empat,lima dan enam, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Sementara kelas satu sampai dengan kelas tiga tetap berlangsung secara daring dari rumah,” ujarnya.
Kata Walikota Ricahard, interaksi sosial anak cukup tinggi sehingga butuh kehatian-hatian dalam mengeluarkan keputusan. karena itu perlu persiapan yang baik termasuk himbauan terhadap orang tua yang belum vaksin untuk segera divaksin.
"Anak-anak ini interaksinya cukup tinggi. Kami sulit untuk mengontrol anak-anak.Jangan sampai mereka justru membahayakan orang tua di rumah, oleh karena itu orang tua juga perlu untuk divaksin,” lanjutnya.
Pemkot, jelas Walikota akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh kepala sekolah untuk membahas mekanisme dan persiapan yang dilakukan sekolah, jika nantinya sekolah diberi izin melaksanakan PTM.(boy)
Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit
Editor : Eko Yudiono