Pewarta Foto Indonesia Surabaya Gelar Pameran Foto Mahameru

harianmerahputih.id
Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya menggelar pameran foto bertema Mahemeru di Royal Plaza Surabaya 24-26 Februari 2022.

MERAHPUTIH I SURABAYA - Tepat di penghujung 2021 lalu, masyarakat Indonesia, khususnya di Lumajang, Jawa Timur dikagetkan oleh bencana alam yang dahsyat. Sabtu, 4 Desember 2021 sore itu, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini erupsi. Mengeluarkan abu vulkanik isi dari dalam perut gunung dan memporak-porandakan permukiman di sekitar kawasan tersebut.

Ratusan warga dari berbagai daerah di kawasan Gunung Semeru yang menjadi korban, saat ini masih dalam pengungsian. Dan puluhan korban jiwa meninggal hingga saat ini terus diupayakan pencarian oleh tim gabungan Basarnas.

Baca juga: Dido dan Galih Terpilih, PFI Pusat Siap Tingkatkan Marwah Profesi Pewarta Foto

Pemerintah Republik Indonesia melalui stake holder di masing-masing daerah terdampak gotong-royong memberikan perlindungan tempat tinggal dan jaminan Kesehatan. Serta pendidikan bagi anak-anak yang harus bersekolah di pengungsian untuk sementara waktu karena sekolahnya hancur karena tertimbun abu vulkanik gunung yang juga sering disebut Mahameru.

Melihat kondisi tersebut, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya tidak tinggal diam. Sebagai organisasi profesi, mereka turut merasakan penderitaan warga terdampak bencana.

Mereka menggelar pameran foto Mahameru di Royal Plasa, Kamis – Sabtu (24-26 Februari 2022) mendatang. Selain itu juga dibuka donasi untuk warga yang terdampak bencana.

“Berdasarkan realita yang terjadi di lapangan, kami selaku Pewarta Foto akan memperlihatkan karya jurnalistik foto yang menjadi saksi atas kejadian-kejadian penting di seluruh penjuru daerah, termasuk Gunung Semeru,” jelas Dipta Wahyu Pratomo, Ketua Pelaksana pameran, Rabu (23/2/2022) .

Harapannya, dengan pameran ini dapat memberikan kenangan tersendiri bagi warga Jawa Timur dan dapat menyaksikan setiap rekaman peristiwa yang terjadi di lokasi dari berbagai tahun yang mungkin tidak dipublikasikan oleh media.

“Insya Allah, pameran akan dibuka langsung oleh Ibu Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, Kamis besok,” ungkap Dipta. 

Baca juga: APFI 2025: Ketika Foto Berbicara Lebih Kuat dari Kata-kata

Dalam pameran tersebut akan menampilkan sekitar 50 karya foto dari 21 peserta anggota PFI Surabaya. Selain itu, mereka juga menggalang donasi untuk disalurkan kepada warga setempat yang masih dalam pengungsian.

Untuk donasi bisa transfer ke nomer rekening 1735007320 Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan kode transaksi 451 atas nama Joko Kristiono.

“Semua hasil donasi seluruhnya kami sampaikan ke warga setempat yang terdampak melalui Bapak Thoriqul Haq, Bupati Lumajang,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Ketua PFI Surabaya Suryanto Putramudji menyampaikan ada banyak rangkaian acara menyemarakkan gelaran pameran tersebut. Mulai dari webinar, talkshow, sarasehan hingga bedah buku.

Baca juga: AJI, IJTI dan PFI Tolak Program Rumah Bersubsidi bagi Jurnalis

“Di hari pertama, usai pembukaan, kita diundang webinar oleh Majalah Mata,” tandas Suryanto. 

Pada hari kedua, Jum’at (25/2/2022) , lanjut Kebo, sapaan akrab Suryanto ada talkshow dengan tema trauma healing. Narasumbernya Listyo Yuwanto, Psikolog dan dosen Universitas Surabaya (Ubaya).

“Di hari terakhir, kita ada bedah buku Ibu karya senior kita, Trisnadi. Juga ada sarasehan mengenai pengalaman teman-teman selama meliput bencana, khususnya di Semeru,” pungkas Kebo .

Turut mendukung terlaksananya pameran foto Mahameru ini antara lain, Pemprov Jawa Timur, Bank Jatim, Pertamina Patra Niaga, Pelindo 3, PJB, Royal Plasa, Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas Kristen (UK) Petra, dan Universitas Hayam Wuruk (UHW). (red) 

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru