MERAHPUTIH I KOTA MOJOKERTO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan operasi pasar minyak goreng murah yang dilaksanakan di Kota Mojokerto, Jumat (11/3).
Pada Operasi Pasar Minyak Goreng yang bertempat di Rest Area Gunung Gedangan Mojokerto itu Disperindag Jatim menyediakan total 4000 liter yang selanjutnya dibagikan melalui 2000 kupon yang dibagikan kepada masyarakat dengan rincian 1 orang mendapatkan minyak sebanyak 2 liter @Rp. 25.000. Tak hanya itu Disperindag Kota Mojokerto juga mendatangkan sebanyak 6.600 liter. Sehingga total disediakan 10.600 liter digelontorkan di Kota Mojokerto.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Khofifah menyampaikan, terhitung sejak 4 Maret 2022 lalu Pemprov Jatim telah menggelar operasi pasar minyak goreng murah dengan total 3,8 juta liter minyak goreng kemasan.
"Tanggal 14 Maret besok akan datang lagi sebanyak 4 ribu ton, kita ikhtiarkan bersama. Tentu ini merupakan approval dari Pak Kementerian Perdagangan RI, serta tak lupa Asosiasi Pengusaha Pengemas Minyak Goreng Indonesia (APPMGI) yang juga menjadi bagian penting. Dimana APPMGI menjadi bagian peningkatan kualitas minyak. Saya berharap bahwa kita semua akan bisa melakukan proses distribusi yang baik dalam melakukan operasi pasar," jelas Khofifah.
Khofifah berharap dengan adanya operasi pasar minyak goreng yang dilakukan Pemprov Jatim dapat membantu memulihkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng subsidi agar tetap stabil.
Selain operasi pasar minyak murah, Gubernur Khofifah juga membagikan zakat produktif bagi 101 pelaku usaha mikro di Kota Mojokerto.
Sebagai informasi, Kota Mojokerto merupakan titik ke 16 dalam pembagian zakat produktif. Sehingga total Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur telah mendistribusikan sebanyak 1.537 pelaku usaha ultra mikro.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
"Terima kasih semuanya dari para muzaki atau orang yang mengelurkan zakat, Dirut Bank Jatim, Bank BPR, dan lainnya, terimakasih juga pada segenap OPD dilingkup Pemprov Jatim. Mudah-mudahan manfaat barokah, ini Jumat legi, yang memberi ikhlas yang menerima sehat," kata Khofifah.
Bantuan zakat produktif senilai masing-masing Rp 500.000,00 ini, lanjut Khofifah, diharapkan dapat menjadi bantalan ekonomi bagi para pedagang mikro untuk mengembangkan usahanya.
"Saya juga mengapresiasi Ibu Walikota, dengan adanya rest area Gunung Gedangan, yang berseiring dengan mulai turunnya angka kasus Covid-19, kemudian secara nasional di sektor perhubungan sudah mulai tidak disyaratkan swab PCR, antigen maka roda ekonomi bisa terus meningkat, pertumbuhan produktif dan tetesan kesejahteraan bisa dirasakan oleh masyarakat," tutup Khofifah.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Sementara itu, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari mengapresiasi bantuan bantalan sosial yang diberikan oleh Pemprov Jatim. Dirinya berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Mojokerto.
Selain itu, Walikota Ika juga menyampaikan hingga saat ini kegiatan operasi pasar minyak goreng murah sudah dilakukan Pemkot Mojokerto total sebanyak 80 ribu liter.
"Dua hari lalu kami turun ke pasar tradisional untuk memantau minyak goreng curah, ternyata tidak ada. Yang ada hanya kemasan. Pasar akan menjadi atensi kami, minggu depan banyak minyak goreng curah di pasar tradisional kota Mojokerto," kata Ika. (red)
Editor : prass prasetyo