Bandara Juanda Dibuka Kembali untuk Penerbangan Internasional

harianmerahputih.id
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam rapat pembukaan PPLN.

MERAHPUTIH I SURABAYA -Pemerintah memastikan Bandar Udara Internasional Juanda dibuka kembali untuk untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN), termasuk untuk kepentingan ibadah umrah dan haji.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, usai melakukan rapat dengan Gubernur Jatim,Khofifah Indar Parawansa, beserta seluruh pemangku kepentingan terkait di Surabaya, Jumat (11/3).

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

"Langsung buka sama dengan Bali. Mulai sekarang, tapi tentu akan efektif dalam satu-dua hari lagi, tunggu persiapan," ujar Luhut.

Luhut mengatakan, tidak menutup kemungkinan pembukaan PPLN akan disusul pada bandara-bandara lain di Indonesia, namun harus tetap memperhatikan perkembangan.

"Kita coba lihat beberapa hari, kalau bagus, baru kita lihat yang lain. Umroh kan yang sudah terdaftar sekitar 8 ribuan yang belum," Katanya.

Luhut menyampaikan, Indonesia tidak mau gegabah untuk menetapkan pandemi COVID-19 menjadi endemi.

Menurutnya, saat ini para pakar di Indonesia sedang melakukan perhitungan agar Indonesia bisa memasuki fase endemik.

"Pakar kita lagi ngitung, jadi kita tidak bisa gegabah. Kita harus hati-hati," kata Luhut. 

Luhut mengungkapkan, perlu kehatian-kahatian untuk memutuskan hal tersebut, sebab Indonesia merupakan negara kepulauan.

Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus

"Kita ini negara kepulauan. Kalau anda lihat Indonesia seperti Eropa. dari bali terbang ke Jakarta itu kayak dua negara, jadi harus hati-hati," terangnya

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut baik kembali dibukanya Bandara Juanda untuk perjalanan luar negeri termasuk umroh. Menurutnya, hal ini akan menjadi penguat dan spirit bagi kebangkitan ekonomi Jatim.

“Alhamdulillah Pak Menko Marves sudah memberikan lampu hijau pembukaan Bandara Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur untuk penerbangan internasional termasuk umroh. Tentunya ini menjadi kabar baik bagi kita semua dan juga spirit kita untuk terus bangkit. Tentu semua tetap pada koridor menjaga protokol kesehatan ,” kata orang nomor satu di Jatim.

Khofifah mengatakan, usai disetujuinya pemberangkatan umroh melalui Bandara Juanda, ia akan segera melakukan koordinasi dengan seluruh pelaku maupun agen perjalanan Haji dan Umroh yang ada di Jatim. Termasuk dengan secara teknis dengan pihak terkait seperti PT. Angkasa Pura terkait alur keberangkatan dan kepulangan.

“Kami akan segera menyiapkan langkah strategis dan melakukan identifikasi terkait SOP layanan umroh ini, baik keberangkatan maupun kepulangan. Apalagi, di tingkat pusat telah diputuskan tidak ada karantina kepulangan bila hasil PCR ketika tiba di tanah air negatif,” jelas Khofifah

Baca juga: HKTI Deklarasikan Jatim Lumbung Ternak, Inovasi Peternakan Jadi Fokus

Menurut Mantan Mensos RI itu, Pemprov Jatim bersama Pemkot Surabaya sendiri telah menyiapkan tempat karantina bagi para jama’ah umroh yang tiba melalui Bandara Juanda. Salah satunya di Asrama Haji Sukolilo yang telah disiapkan oleh Pemkot Surabaya, dan BPWS sisi Bangkalan yang disiapkan oleh Pemprov.

“Nanti akan kami komunikasikan dengan Pak Walikota Surabaya. Rencananya Asrama Haji yang saat ini dipakai sebagai tempat isolasi terpusat jika sudah kosong agar dapat digunakan jama'ah umroh. Sehingga bisa jadi tempat karantina umroh jikalau nanti dibutuhkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan bahwa penyelenggaraan umroh di masa pandemi ini tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Ia pun berharap jamaah umroh dari Jatim tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat, baik di tanah air maupun di Arab Saudi.

“Tentunya kami berharap protokol kesehatan tetap dilaksanakan secara ketat. Sehingga baik keberangkatan maupun pulang ke tanah air semua sehat, selamat dan lancar,” pungkasnya.(red) 

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru