Jokowi Larang Menteri Bicara Penundaan Pemilu 2024

harianmerahputih.id

Jakarta- Arus mudik bisa diluar perkiraan. Pernyataan ini disampai oleh Presiden Joko Widodo dalam sidang paripurna kabinet, Selasa (5/4/2022).

"Karena itu saya meminta Kapolri dibantu TNI dan Menteri Perhubungan dengan dikoordinir Pak Menko benar-benar menyiapkan ini," tegas Jokowi.

Baca juga: Anthony G Latuheru dan Subhan Pattimahu Siap Ramaikan Bursa Pilkada Kota Ambon

Jokowi meminta jangan sampai keliru menyiapkan jalur mudik yang baik."Menimalisir kemacetan dan penumpukan arus mudik maupun arus balik nantinya harus mulai dihitung betul," urai Jokowi.


Di bagian lain, Jokowi juga meminta kepada semua Menteri dan kepala lembaga agar kebijakan yang diambil harus tepat.

Baca juga: Gerindra Potensi Salip PKB dan PDIP di Jatim Versi ARCI, ini Faktornya

"Sikap-sikap, kebijakan-kebijakan, pernyataan-pernyataan kita harus memiliki sence of crisis. Harus sensitif terhadap kesulitan-kesulitan rakyat. Jangan sampai seperti biasanya dan tidak dianggap oleh masyarakat nggak melakukan apa-apa. Tidak ada statement, tidak ada kounikasi," jelasnya.


Jokowi juga mengingatkan agar mempercepat penyaluran bantuan sosial. "Berkaitan dengan bantuan sosial, saya harapkan baik PKH maupun lain-lain, plus kemarin BLT minyak goreng bisa disalurkan secepat-cepatnya. Sebelum lebaran tiba," pinta Jokowi.

Baca juga: Bolone Mas Gibran Bersyukur dan Gelar Tasyakuran Sambut Putusan MK


Di bagian akhir sidang kabinet paripurna, Jokowi juga melarang menteri bicara penundaan Pemilu 2024.

"Fokus pada bekerja dalam penanganan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi. Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan lagi mengenai urusan penundaan, urusan perpanjangan, ndak!," tegasnya. (red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru