Gubernur Khofifah : Insya Allah Beliau Husnul Khotimah

harianmerahputih.id
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

MERAHPUTIH I MOJOKERTO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka yang mendalam atas kabar wafatnya putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz. 

Hal tersebut disampaikan Khofifah setelah kakak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman, menyampaikan secara resmi dalam Konferensi pers di Gedung Pakuan Bandung, Jumat (3/6). Keluarga besar Emil menyatakan telah mengikhlaskan dan meyakini Eril telah wafat. 

Baca juga: Gubernur Khofifah Bawa Bantuan Rp3,8 Miliar ke Aceh, Tegaskan Eratnya Solidaritas Jawa Timur

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Saya mewakili seluruh warga Jatim mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya untuk Eril yang sekarang telah dinyatakan meninggal dunia. Semoga Kang Emil serta keluarga diberikan kesabaran , keihlasan, ketegaran serta hati yang lapang," ujar Khofifah di sela-sela kegiatannya mendampingi Wapres RI Ma’ruf Amin ke Jombang dan Mojokerto, Jumat (3/6). 

"Teriring doa yang tidak pernah putus untuk Kang Emil dan keluarga dari kami di Jawa Timur. Semoga senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan ketegaran. Peluk hangat buat Ibu Atalia dari saya yang juga seorang ibu," imbuhnya. 

Baca juga: DMI Jatim Gelar Masjid Award 2025: Dorong Masjid Kembangkan Fungsi Sosial hingga Pendidikan

Khofifah pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia dan Jatim senantiasa ikut mendoakan. Tak hanya itu, bagi warga beragama Islam, ia juga meminta agar menyempatkan diri melakukan Shalat Ghaib bagi almarhum Eril. 

"Mari kita antar beliau bertemu Rabb-nya dengan iringan doa. Untuk yang Muslim, tolong sempatkan untuk Shalat Ghaib. Semoga doa kita bisa mengetuk pintu langit dan sampai kepada Ananda Eril," tuturnya. 

Baca juga: Gubernur Khofifah Pimpin Sholat Ghaib untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Di akhir, mantan Menteri Sosial RI itu berharap agar kejadian ini menjadi pengingat bersama. Bahwa hal-hal tak terduga dapat terjadi di mana saja dan kapan saja. Untuk itu, sebagai manusia, kita harus senantiasa berdoa dan waspada. 

Hingga saat ini, pencarian Eril masih terus dilakukan. Berdasarkan laporan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Swiss, status pencariannya kini diubah dari pencarian orang yang hilang (_missing person_) menjadi pencarian orang yang tenggelam (_drown person_) oleh otoritas setempat. (red) 

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru