Anak Anggota DPR RI Ugal-ugalan di Tol Dibogem Pengemudi Berplat RFH

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH|JAKARTA- Viral keributan  di tol dalam Kota Jakarta antara pengemudi mobil berpelat RFH dan anak anggota DPR Indah Kurniawati, Justin Frederick menjadi konsumsi publik. Lalu seperti apa sebenarnya keributan itu bisa terjadi?

 Dinukil dari detik.com, pengemudi mobil berpelat RFH buka suara. Di mobil itu, ada dua orang, yaitu Faisal Marasabessy dan Ali Fanser Marasabessy.

Baca juga: Kejari Gowa dan Kejati Sulsel Harus Profesional: Kasus Pemalsuan Identitas yang Dilaporkan Kong Ambri

Dalam video yang beredar, Faisal Marasabessy adalah pria berbaju merah yang memukuli Justin. Sementara itu, Ali Fanser Marasabessy adalah pria berkemeja batik yang ada di lokasi kejadian bersama Faisal Marasabessy. Ali Fanser Marasabessy adalah Ketua Pemuda Pejuang Bravo 5.

 Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/6/2022), Sekretaris Pemuda Pejuang Bravo 5 Ahmad Zazali menjelaskan pemukulan ini dipicu oleh aksi saling mendahului kendaraan. Zazali menyebut Ali Fanser saat itu dipukul terlebih dahulu oleh Justin.

 Selain itu, Justin disebut sempat mengacungkan jari tengahnya ketika mobilnya disalip oleh Ali Fanser. Perkelahian pun akhirnya tak terelakkan.

 Berikut ini pernyataan lengkap DPP Pemuda Pejuang Bravo Lima. 

1. Bahwa benar telah terjadi perkelahian di Tol Gatot Subroto, Jakarta Selatan, antara 2 orang sebagai akibat dari dugaan ketidaksenangan karena saling mendahului kendaraan.

2. Bahwa salah satu orang yang mengenakan batik adalah benar rekan kami Ali Fanser Marasabessy (AFM) yang juga sebagai Ketua Pemuda Pejuàng Bravo Lima, organisasi sayap Perhimpunan Pejuang Bravo Lima, relawan pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

3. Bahwa dalam peristiwa tersebut AFM menjadi korban pemukulan yang dilakukan JF, hal itu menjadi pemicu perkelahian antara JF dengan FM. Bahkan telah berusaha melerai perkelahian tersebut.

4. Bahwa perlu kami luruskan yang terjadi sebenarnya adalah JF yang terlebih dahulu mengacungkan jari tengah (berengsek) ketika mobilnya didahului oleh kendaraan yang ditumpangi AFM. Lalu kendaraan yang ditumpangi AFM menghentikan JF untuk menanyakan maksud JF mengacungkan jari tengah tadi, dan JF dengan nada tinggi terlihat marah serta menantang, lalu memukul AFM terlebih dahulu. Melihat AFM diperlakukan demikian FM rekan semobil AFM spontan membela sehingga terjadi perkelahian. 

5. Bahwa menurut AFM perkelahian tersebut terjadi secara spontan dan tidak ada motif apa pun, karena antara AFM dan JF tidak saling kenal sebelumnya.

6. Bahwa untuk tujuan meluruskan dan membuat terang kasus ini, maka AFM bersama pengacaranya saat ini sedang dalam proses membuat laporan balik di Polda Metro Jaya.

7. Bahwa kami menghormati penanganan perkara ini oleh Polda Metro Jaya secara mandiri dan independen, terbebas dari campur tangan pihak mana pun.

8. Bahwa dengan mempertimbangkan kejadian tersebut di atas, dan sebagai wujud dukungan Pemuda Pejuang Bravo Lima terhadap upaya membumikan Pancasila melalui penyelesaian sengketa keadilan restoratif (restorative justice), maka kami berhadap pendekatan ini dikedepankan untuk kasus ini.

Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit

 Demikian Pernyataan ini kami sampaikan untuk dapat menjadi perhatian pihak-pihak terkait.

 Di bagian lain Pihak Ali Fanser Marasabessy buka suara terkait keributan di Tol Dalam Kota Jakarta yang melibatkan anak anggota DPR Indah Kurniawati, Justin Frederick. Ali Fanser Marasabessy adalah Ketua Pemuda Pejuang Bravo 5. Dia berada di mobil berpelat RFH.

Pihak Ali Fanser Marasabessy menuding Justin Frederick sebagai biang keributan yang viral itu. Atas hal tersebut, Ali Fanser Marasabessy akan melaporkan Justin Frederick ke Polda Metro Jaya.

 "Saat ini sedang dalam proses membuat laporan balik di Polda Metro Jaya," ujar Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Pejuang Bravo 5 Ahmad Zazali dalam keterangannya, Minggu (5/6/2022).

 Ahmad Zazali menegaskan pihaknya menghormati penanganan perkara di Polda Metro Jaya. Dia berharap restorative justice pada akhirnya bisa dikedepankan.

 "Bahwa dengan mempertimbangkan kejadian tersebut di atas, dan sebagai wujud dukungan Pemuda Pejuang Bravo Lima terhadap upaya membumikan Pancasila melalui penyelesaian sengketa keadilan restoratif (restorative justice), maka kami berhadap pendekatan ini dikedepankan untuk kasus ini," ungkapnya.

Pihak Ali Fanser Marasabessy Sebut Justin Memukul Duluan

Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025

Versi Ahmad Zazali, dia menyebut awalnya Justin Frederick mengacungkan jari tengah saat mobilnya didahului oleh Ali Fanser Marasabessy. Ali Fanser Marasabessy lantas menghentikan mobil Justin.

"JF dengan nada tinggi terlihat marah serta menantang, lalu memukul AFM terlebih dahulu. Melihat AFM diperlakukan demikian, FM, rekan semobil AFM, spontan membela sehingga terjadi perkelahian," tuturnya.

 Ahmad Zazali mengatakan, berdasarkan pengakuan Ali Fanser, perkelahian tersebut terjadi secara spontan. Ali Fanser juga mengaku tidak saling kenal dengan Justin.

 "Bahwa menurut AFM, perkelahian tersebut terjadi secara spontan dan tidak ada motif apa pun, karena antara AFM dan JF tidak saling kenal sebelumnya," kata Ahmad Zazali.

 Polisi sebelumnya mengamankan pengendara mobil pemukul Justin. Selain itu, polisi menangkap satu orang lainnya yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

 "Kita amankan keduanya," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi.

Polisi kemudian menahan pemobil berpelat RFH itu. Terkini, satu orang berinisial FM sudah ditetapkan sebagai tersangka. (red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru