MERAHPUTIH|GRESIK - Dalang bocah, Cista Prameswara (8), bersama empat pengrawit yang juga teman sekolahnya, menggelar pentas wayang kulit dengan lakon Prabu Kolo Corona Gugur.
Atraksi tanpa penonton ini, mengisahkan doa dan harapan kepada Tuhan YME, agar pandemi Corona segera sirna. Sehingga anak-anak kembali bersekolah dan bebas bermain bersama teman-temannya.
Dalang yang masih duduk di bangku kelas 3 SD ini, menggelar atraksi di teras rumahnya, sekaligus sanggar seni Traju Wening, di Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.
"Ya sudah kangen ke sekolah, supaya bisa main lagi di sekolah," ujar singkat Cista, Jum'at (24/4), ketika ditanya kenapa mengangkat lakon tentang gugurnya virus Corona.
Wayangan "di rumah saja" ini dianggap sebagai upaya pelestarian seni warisan leluhur. Sembari menanamkan nilai kemanusiaan sejak usia dini.
Menurut pembina Sanggar Traju Wening, Puguh Prasetyo, lakon yang dimainkan Cista sarat akan pesan moral untuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat dalam masa pandemi Covid-19 ini. "Sekaligus ini sebagai doa mereka, agar Corona cepat sirna dan mereka bisa sekolah dan bermain lagi," tutup Puguh. (yar)
Editor : Lasiono