MERAHPUTIH I SURABAYA - Plt Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melepas Jelajah Kopi Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Jawa Timur di Gedung Bank Indonesia Jawa Timur pada Selasa (5/6).
Pada kesempatan itu menyampaikan Kopi memiliki di Jawa Timur memiliki dampak yang luar biasa bagi ekonomi rakyat
Baca juga: Jatim Mantapkan Dukungan untuk Swasembada Susu dan Gula, Khofifah: Siap di Garis Terdepan
“Kopi ini memiliki dampak yang luar biasa, pada ekonomi rakyat. Kopi ini ditanam oleh kelompok masyarakat bukan industri besar saja tim jelajah kopi ini harapannya mampu mengidentifikasi dengan menghadirkan narasi-narasi unik tentu akan mengulik potensi kopi kita” pungkasnya.
Suami Arumi Bachsin itu berbagi pengalamannya sewaktu menempuh pendidikan di Oxford Inggris
“Sewaktu saya masih kuliah di Oxford Inggris ada satu kedai kopi bernama Java n Co, kemudian pengembang aplikasi ternama bernama Java, dan kebetulan Gubernur Jawa Timur bernama Khofifah” tutur Emil.
Baca juga: Wagub Emil Tegaskan Peran Strategis PMI dalam Fondasi Kesehatan Jatim
Emil menyampaikan Pemprov Jatim sesuai dengan arahan Ibu Gubernur memiliki intervensi dari hulu dan hilir untuk pengembangan kopi di Jawa Timur
“Ada intervensi dihilir kopi menjadi salah satu unggulan ekspor yang difasilitasi oleh Diperindag dan disisi hulunya melalui dinas perkebunan kami mendorong penguatan melalui Pusat studi kopi dan kakao dan science technopark salah satunya ada di Trenggalek” jelasnya.
“Harapannya itu yang menjadi center of excelence karena para petani ini membutuhkan peremajaan, untuk beralih ke bibit yang lain ada kekhawatiran akan kehilangan cashflow disinilah Bank Jatim bisa melakukan intervensi” tambahnya
Baca juga: Wagub Emil Ingatkan Ancaman Longsor di Jatim: Pegunungan hingga Pesisir Selatan Harus Siaga
Sementara kepala kantor wilayah Bank Indonesia Jawa TimurBudi Hanoto menyampaikan.
“Melalui jelajah kopi ini kami berharap mampu membantu pemulihan ekonomi sekaligus pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur tentu dengan orientasi ekspor, dengan menghadirkan narasi yang nantinya akan menjadi promosi yang tepat” jelasnya. (red)
Editor : prass prasetyo