MERAHPUTIH I SURABAYA - Plt Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, meninjau secara langsung proses penyembelihan hewan qurban serta pengemasan yang dilakukan oleh pihak panitia Masjid Nasional Al Akbar. Emil menilai, pengemasannya sudah ramah lingkungan.
"Menurut saya, standarnya sudah luar biasa, berapa tahun terakhir juga sudah mirsani (disampaikan), bahkan hari ini menggunakan plastik compostable bags," ujar Emil, Senin (11/7/2022).
Baca juga: Jatim Mantapkan Dukungan untuk Swasembada Susu dan Gula, Khofifah: Siap di Garis Terdepan
Beberapa tahun sebelumnya, pengemasan daging hewan qurban dilakukan dengan besek atau anyaman bambu. Namun kelemahannya adalah, masih ada rembesan atau tetesan darah dari dalam potongan daging.
Baca juga: Wagub Emil Tegaskan Peran Strategis PMI dalam Fondasi Kesehatan Jatim
"Jadi dengan menggunakan compostable bags ini lebih ramah lingkungan. Memang kita ingin agak balance karena besek juga pemberdayaan ekonomi masyarakat, tapi kita mix ke kira-kira begitu," imbuhnya.
Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, baru melaksanakan penyembelihan hewan qurban pada Idul Adha hari kedua atau Senin (11/7/2022).
Baca juga: Wagub Emil Ingatkan Ancaman Longsor di Jatim: Pegunungan hingga Pesisir Selatan Harus Siaga
Total di tahun ini, jumlah hewan kurban yang diamanahkan untuk dilakukan penyembelihan di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya yakni sebanyak 26 sapi dan 57 kambing. Jumlah tersebut naik signifikan dibandingkan tahun lalu meski ditengah wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). (red)
Editor : prass prasetyo