Bamsoet Salurkan Bantuan Alkes ke Pemkab Kebumen

Ketua MPR Bambang Soesatyo melalui Relawan 4 Pilar dan Gerak BS salurkan bantuan kesehatan ke Dapil Jawa Tengah VII, dan diterima Bupati Purbalingga Diyah
Ketua MPR Bambang Soesatyo melalui Relawan 4 Pilar dan Gerak BS salurkan bantuan kesehatan ke Dapil Jawa Tengah VII, dan diterima Bupati Purbalingga Diyah

MERAHPUTIH | JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melalui Relawan 4 Pilar dan Gerak BS menyalurkan bantuan tahap kedua, ratusan alat penunjang kesehatan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, Jawa Tengah, itu sebagai bentuk stimulus menggugah kembali rasa solidaritas dan jiwa kegotong-royongan sesama anak bangsa.

"Bantuan saya yang kedua di Kabupaten Kebumen ini diharapkan menjadi stimulus menggugah kembali rasa solidaritas dan jiwa kegotong-royongan sesama anak bangsa untuk saling peduli menghadapi pandemi COVID-19," kata Bamsoet di Jakata, Sabtu (25/4).

Bantuan itu berupa ratusan APD dan alat rapid test COVID-19 dan diterima langsung Bupati Kebumen Yazid Mahfudz. Bamsoet menilai keberhasilan penanganan pandemi COVID-19 memerlukan komitmen dan kerja bersama seluruh komponen bangsa.

Politikus Partai Golkar itu mengatakan hingga Jumat (24/4), jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia mencapai 8.211 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 689 orang meninggal dunia dan 1.002 orang dinyatakan sembuh.

"Di Kebumen sendiri jumlah pasien positif COVID-19, ada 12 orang, sebanyak delapan orang dalam perawatan, dua sembuh dan dua meninggal," ujarnya.

Bamsoet bersyukur jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia yang sembuh lebih besar daripada yang meninggal dunia sehingga harapan ke depan angka penderita COVID-19 tidak bertambah dan angka pasien yang sembuh makin banyak.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para dokter, tenaga medis, sukarelawan, pelayan masyarakat, dan pekerja kemanusiaan di seluruh penjuru Nusantara yang telah berjuang di garda depan dalam penanggulangan pandemi COVID-19.

"Tanpa kerja keras mereka, bukan tidak mungkin jumlah korban jiwa akibat pandemi COVID-19 jauh lebih besar," katanya.

Pada saat menghadapi masa krisis seperti sekarang ini, menurut dia, sangat penting agar setiap elemen masyarakat saling bergandengan tangan, bahu-membahu, serta bergotong royong sebagai satu kesatuan bangsa dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Dirinya mengajak masyarakat bersama-sama menciptakan suasana kondusif melalui jaminan ketersediaan pasokan kebutuhan dasar rakyat, jaminan keamanan dan ketertiban umum oleh TNI/Polri, dan kepatuhan masyarakat pada kebijakan pembatasan sosial berskala besar. (ant/ono)

 

Editor : Eko Yudiono