55 Dokter Gigi Baru Angkatan ke 70/2022 UHT Diambil Sumpahnya

55 orang Sarjana kedokteran gigi lulusan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya baru baru telah diambil sumpahnya, Kamis  (18/8)
55 orang Sarjana kedokteran gigi lulusan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya baru baru telah diambil sumpahnya, Kamis (18/8)

MERAHPUTIH I SURABAYA - Untuk dapat menyandang gelar profesi baru sebagai dokter gigi, 55 orang Sarjana kedokteran gigi lulusan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya baru baru telah diambil sumpahnya oleh Dekan FKG Dr. RA. Nora Lelyana, drg., MH.Kes., FICD Bersama Wakil Dekan (WD) 1 Dr. Kristanti Parisihni, drg., M.Kes, WD 2, Dr. Syamsulina Revianti, drg., M.Kes, WD 3 Dr. Arya Brahmanta, drg., Sp.Ort dan disaksikan langsung oleh Rektor UHT Prof. Dr.Ir. Supartono, MM., CIQaR di Gedung Graha Samudra Ganesa (GSG) Pulau Benggala Kampus Laut Biru, Keputih Sukolilo Surabaya. Kamis, 18 Agustus 2022. 

Dekan FKG UHT, Nora Lelyana dalam mengatakan 55 dokter Supartono ini telah selesai melewati satu Uji Kompetensi yang diselenggarakan oleh Panitia Nasional Uji Kompetensi Profesi kedokteran gigi dan telah dinyatakan Lulus pada tanggal 23 Juni 2022. 

"Berdasar Surat Keputusan Nasional Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi dokter gigi nomor 186 / Kep / UKMP2DG / VI- 2022 tentang pengumuman hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi dokter gigi periode II tahun 2022, " kata Nora Lelyana. 

Selaku pimpinan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah, Dekan mengucapkan selamat dan berharap atas keberhasilan rekan sejawat dokter Gigi baru. 

“Kedepan para dokter gigi bisa segera menyesuaikan diri dengan lingkungan baru di masyarakat, tetep jaga nama baik almamater, jaga etika dokter gigi, tetap santun terhadap Orang Tua dan Pendidik yang telah sabar mendampingi dalam mendidik dan membimbing rekan dokter gigi, " kata Nora Lelyana. 

"Update selalu keilmuan dan pengetahuan kedokteran gigi, ikuti kepelatihan, Seminar dan Workshop serta bila perlu tingkatkan keilmuan dan pendidikannya ke jenjang Spesialis / S2 sesuai dengan profesi dan perhatikan selalu Undang Undang praktek Kedokteran RI no 29 tahun 2004," imbuh Nora Lelyana. 

Sementara itu, Rektor UHT Supartono menganggap pengambilan sumpah dokter gigi merupakan sebuah prestasi yang luar biasa, karena kelulusan ini di dapat kan dari sebuah hasil jerih payah yang luar biasa sulitnya dimana disaat paska situasi Pandemi Covid masih berlangsung. 

"Puncak sebagai dokter gigi saat ini bukanlah akhir dari segalanya, masih banyak tantangan yang harus ditempuh dan harus di capainya, dokter baru tidak boleh berdiam diri, penakut dan tidak adanya kepedulian sama sekali. Untuk menggapai sebuah cita cita yang lebih tinggi, dokter gigi harus berani menghadapi tantangan mampu keluar dari Zona Nyaman (Confort Zone), " Kata Supartono. 

Selain itu, Supartono juga memberikan apresiasi positif untuk dosen, tenaga pendidik, orang tua dokter gigi yang telah ikut berperan membantu mendukung proses jalannya pembelajaran selama ini, keberadaan mereka semua sangatlah berarti bagi kelangsungan FKG UHT. Para orang tua mahasiswa telah ikut berjasa dan ikut bersusah payah mendampingi, membimbing dan medorong, sekaligus memberikan semangat kepada putra putrinya hingga bisa meraih profesi dokter gigi.

“ Dengan berakhirnya masa pembelajaran di UHT saat ini, bukan berarti para rekan dokter gigi baru berhenti untuk berkarya, akan tetapi teruslah membuka wacana lembaran yang baru untuk tetap bisa menapak karir ke jenjang yang lebih sukses lagi. Serta aplikasikan dan terapkan ilmu yang sudah didapatkan selama pendidikan kepada lingkungan masyarakat, karena kedatangan rekan dokter gigi baru sudah dinanti oleh masyarakat dan keluarga, Update selalu ilmu dan teknologi baru yang berkaitan dengan alat dan kesehatan, sehingga rekan dokter gigi tidak akan sampai ketinggalan di dalam segala hal, " ucap Supartono. 

Perlu diketahui, kelulusan dokter gigi UHT angkatan 70 kali ini ada 4 orang dokter Gigi baru yang berprestasi dengan nilai tinggi akademiknya, mereka adalah:

drg. Netta Marcelia (IPK. 3,66), drg. Delsiana Dawa (IPK. 3,66), drg. Flavia Pratamaningdiyah Bhakti Yuwana (IPK, 3.65) dan drg. Adi Pujianto Nathanto Utomo (ipk 3.64).

Keempat mahasiswa berprestasi tersebut mendapatkan reward pujian dan penghargaan prestasi sertifikat dan uang pembinaan dari Dekan FKG dan mitra FKG, PT. Cobra Dental Indonesia Surabaya. (red) 

 

 

 

Editor : prass prasetyo