Kopi Kekinian, Amankah Untuk Takjil?

Kopi susu yang kini menjamur dan diminati anak muda. Foto : piacevole.ci
Kopi susu yang kini menjamur dan diminati anak muda. Foto : piacevole.ci

MERAHPUTIH|SURABAYA- Setelah menahan haus sepanjang hari, keinginan segera minum minuman favorit tentu tak bisa dihindarkan. Meski teh manis hangat, jus buah, es sirup dan sebagainya merupakan pilihan yang menarik, namun tidak demikian bagi pecinta kopi. Apalagi sekarang banyak sekali pecinta kopi kekinian yang rasanya bisa diadu.

Yang menjadi masalah berikutnya, apakah aman mengonsumsi kopi susu kekininian untuk berbuka puasa, sementara perut sudah kosong dalam jangka waktu lama.
Ketika berpuasa, tubuh tidak mendapatkan suplai makanan dan minuman selama lebih dari 13 jam. Otomatis perut dalam keadaan kosong. Nah, setelah batas waktu berbuka tiba, diwajibkan segera mengisi perut dengan makanan dan minuman bergizi. Namun, jangan asal minum segala minuman untuk membasahi tenggorokan, apalagi setelah perut dalam kondisi kosong.

Kopi memnag memiliki manfaat baik, karena antioksidannya dapat mencegah diabetes,tetapi bukan berarti bisa diminum pertama kali untuk membatalkan puasa. Hallosehat.com melansir kopi menyumbang kafein jumlah besar. Nah, pada saat seseorang minum kopi untuk membatalkan puasa atau dalam kondisi perut kosong, maka akan meningkatkan produksi asam lambung.

Bila ini diteruskan sementara belum ada makanan sama sekali yang masuk ke lambung, mengakibatkan produksi asam lambung meningkat dan merusak lapisan lambung.

Kondisi lambung akan makin parah bila kesukaan minum kopi ini terus berlangsung selama Ramadan. Tentu ini akan berpengaruh pada sistem pencernaan. Bahkan bila tidak segera teratasi, akan mengganggu ibadah puasa Anda.

Agar tidak menjadi gangguan, nikmati kopi kesukaan Anda setelah makan makanan bergizi yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin dan serat.

Anda bisa mengonsumsi makanan pembuka seperti puding, bubur kacang hijau, kolak, dimsum dan lain-lain. Kemudian dilanjutkan dengan menu utama. Kopi susu atau minuman kekinian akan lebih aman dikonsumsi setelah menu utama. (ayn/hallosehat.com)

 

 

 

 

 

Editor : Ayun Rahmawati