Gubernur Khofifah: Selamat untuk Pak Emil

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak saat menemui delegasi EAROPH world Congress di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (6/10) malam.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak saat menemui delegasi EAROPH world Congress di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (6/10) malam.

MERAHPUTIH I SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, memberikan ucapan selamat atas prestasi yang diraih Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menjadi Presiden Eastern Regional Organization for Planning and Human Settlements (EAROPH) untuk periode 2022-2024.

"Kami mengucapkan selamat pada pak wagub," kata Khofifah pada acara gala dinner bersama delegasi EAROPH world Congress di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (6/10) malam.

Sebelum berdialog dengan delegasi EAROPH, Gubernur Khofifah mengajak anggota organisasi multi-sektor yang meliputi sektor privat, publik, dan akademik itu untuk mengikuti Wisata Air Kalimas dengan menaiki perahu dari gazebo halaman belakang Grahadi.

Khofifah berharap, kongres EAROPH tahun ini dapat menyediakan perencanaan, gagasan, dan wawasan yang akan berguna untuk masa depan.

Sementara itu, Emil Dardak, mengatakan bahwa para delegasi terkesan kepada keramahan Bu Gubernur, suguhan tarian, dan di belakang Grahadi justru berwarna. Dengan adanya dermaga dan banyak lampu hias.

"Bagi orang-orang luar negeri kan mereka banyak mencari inspirasi di wilayah Asia. Di Eropa sudah biasa, tapi di Asia apalagi di Asia Tenggara yang serius garap wilayah sungainya jarang," ucap Emil.

"Jadi, mereka terkesan dan berterima kasih kepada ibu gubernur dan terinspirasi sebagai tokoh pemimpin perempuan yang menurut mereka sudah banyak terdengar gaungnya sampai ke negara-negara mereka," imbuhnya.

Dengan restu Gubernur Khofifah, diharapkan program-program yang didorong seperti Perpres 80, Gerbang Kertasusila, Infrastruktur Hijau, yang ada di Jawa Timur ini bisa ikut dibahas di global.

"Apalagi banyak perguruan-perguruan tinggi, banyak pakar-pakar , begitu ada akses suaranya bisa didengar di Global, sekaligus kita bisa ikut berperan. Tentunya selaras dengan program Bu Khofifah," jelas Emil. (red) 

Editor : prass prasetyo