Empat ASN Kab.Sidoarjo Reaktif Rapid Test, Tapi Masih Nunggu Swab
MERAHPUTIH|SIDOARJO - Beberapa waktu lalu Rapid Test yang dilakukan serentak di Kantor DPRD Kabupaten Sidoarjo menyatakan, dua orang anggota dewan dengan hasil reaktif atau positif. Akan tetapi yang bersangkutan masih belum bisa dipastikan positif terpapar Covid-19, tanpa diperkuat dengan adanya hasil swab tenggorokan.
“Kedua anggota dewan yang Rapidnya Reaktif sudah di Swap hari sabtu kemarin, tapi besok akan di swap lagi yang kedua,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman, Senin (4/5).
Selain anggota Dewan, Kadinkes juga menambahkan ada tambahan 4 PNS Sidoarjo yang hasil Rapidnya reaktif, yakni 2 orang DPRD, 2 orang Dinkes, 1 orang BKD, dan 1 orang Puskesmas. Akan tetapi sekali lagi masih menunggu hasil Swab untuk menentukan status Pasien.
“PNS mulai bermunculan, ada 6 orang semua sudah di Swap jika hasilnya positif maka keluarganya juga akan di rapid test,” jelas Syaf.
Kembali disampaikan Staf bahwa jumlah stok rapid tes di Sidoarjo masih sekitar 8.500, dan sudah disebar di beberapa titik termasuk cek poin. Pihaknya bermaksud menambah stok minimal sekitar 15.000 alat rapid test melihat kondisi pasien confirm semakin meningkat.
“Untuk Rapid Test sendiri saat ini kita ada 8500an, nanti 2000 an untuk stok satu minggu . untuk PSBB hari ke enam pasien confirm meningkat, bisa jadi diperpanjang karena PDP naik,ODP naik, confirmnya juga naik,” terangnya.
Syaf menjelaskan, bertambahnya pasien Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo dikaitkan dengan tiga aspek, yaitu pertama penambahan status (peningkatan status), kedua penyebaran (penularan), dan ketiga adalah transmisi (perpindahan).
“Saat ini jumlah pasien Covid-19 ada 119 confirm, yang sembuh 8, meninggal 13,” pungkasnya. ( Bil)
Editor : Lasiono
Harian Merah Putih