Persebaya Tidak Boleh Terpuruk

Toni Firmansyah melakukan serangan sesuai melewati penjagaan pemain Persib Bandung. (Persebaya)
Toni Firmansyah melakukan serangan sesuai melewati penjagaan pemain Persib Bandung. (Persebaya)

MERAHPUTIH I SURABAYA - Pada matchday 32  Liga 1 2023/2024, Persebaya harus menyerah kepada keunggulan tim tuan rumah, Persib Bandung, dalam pertandingan sengit di Stadion Si Jalak Harupat pada sore hari kemarin (20/4). Skor akhir 1-3 mengukuhkan kemenangan Persib Bandung, dengan striker andal mereka, David da Silva, mencetak hat-trick yang memukau. Sementara satu-satunya gol dari Persebaya dicetak oleh Dusan Stevanovic melalui tendangan bebas spektakuler dari luar kotak penalti.

Pelatih Persebaya, Paul Munster, mengakui kekuatan luar biasa yang dimiliki oleh Persib Bandung, baik dari starting eleven maupun keseluruhan skuad mereka.

"Seiring berjalannya pertandingan, Persib menjadi tim yang sangat kuat. Bukan hanya starting eleven saja, tapi seluruh skuadnya," ujar Munster setelah pertandingan.

Meskipun mengalami kekalahan, Persebaya masih mempertahankan posisi di peringkat 12 dengan 39 poin. Namun, hasil seri antara Persita dan Persik membuat Persebaya secara matematis aman dari degradasi. Meski begitu, Munster menegaskan bahwa Persebaya tidak boleh terpuruk di liga, dan akan berusaha keras untuk mengubah performa tim pada musim depan.

Dengan hanya menyisakan dua laga kandang melawan Bali United dan Persik Kediri, Munster mendorong para pemainnya untuk tampil dengan kekuatan penuh. Ia juga memberikan peringatan keras terhadap kejadian mendapatkan kartu merah yang terjadi dalam dua laga terakhir, bahwa hal tersebut tidak boleh terulang kembali.

Sementara itu, nasib degradasi Persita masih menjadi tanda tanya besar, yang akan ditentukan oleh hasil tim-tim lain seperti Rans Nusantara, PSS Sleman, dan Arema FC. Meskipun berada dalam tekanan, Persita masih memiliki peluang untuk bertahan di Liga 1 musim depan. (red)

 
 
 
 

Editor : prass prasetyo