Guru Les, Siapkan Bingkisan Gratis

Abdullah Baihaqi tiap hari siapkan sembako gratis, untuk siapa pun (Foto:HMP/Zulfikar)
Abdullah Baihaqi tiap hari siapkan sembako gratis, untuk siapa pun (Foto:HMP/Zulfikar)

MERAHPUTIH | SURABAYA - Di tengah pandemi Covid-19 yang berimbas pada terpuruknya perekonomian, utamanya dirasakan masyarakat kelas bawah, mengetuk lelaki ini untuk tak berpangku tangan. Keterbatasan yang juga dirasakan tak menghalangi niat sucinya berbagi kepada yang membutuhkan, di bulan ramadhan. Seperti yang dilakukan Abdullah Baihaqi, warga Pasir Raya, Desa Wedi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo ini. Setiap hari dia menyiapkan sembako untuk diambil siapa saja yang membutuhkan, dan gratis.

Kebutuhan bahan makanan siap masak itu sengaja disiapkan dan dibungkus plastik kemudian dikaitkan di dinding rumah miliknya.

Baihaqi mengatakan, yang mengambil sembako ini tidak hanya warga sekitar, tapi ada warga Buduran bahkan juga ada warga Gunung Anyar, Surabaya.

Dirinya mulai menyediakan sembako ini sejak awal puasa, setiap harinya ia menyediakan 25-50 kantong sembako, dan siapapun boleh mengambil sembako ini tanpa memandang status ekonomi. Kantong-kantong sembako ini biasanya akan habis dalam waktu kurang dari 1 jam.

Ditanya alasan melakukan itu, remaja itu pun tersenyum dan sambil melontarkan kalimat.

"Ya, saya anggap ini sebagai bentuk sedekah saya di bulan ramadhan, dan juga sebagai bentuk kepedulian saya kepada warga yang sulit mencari penghasilan," kata Baihaqi, Jumat (7/5).

Baihaqi yang sehari-hari berprofesi sebagai guru les komputer ini mengaku, dia sebenarnya sudah menganggur selama 2 bulan, sejak sekolah-sekolah di liburkan tempat les komputer miliknya pun terpaksa tutup untuk sementara. Uang untuk membeli sembako pun ia ambil dari uang tabungannya. (zul/tji)

 

Editor : Tudji Martudji