Ketegangan di Balik Kemenangan: Fakhri Husaini Soroti Kesalahan Dasar Tim PON Jatim
MERAHPUTIH I PIDIE -Kemenangan Tim Sepak Bola PON Jawa Timur (Jatim) atas Papua Pegunungan dengan skor tipis 2-1 di laga pembuka PON XXI Aceh-Sumatera Utara seharusnya menjadi awal yang menggembirakan. Namun, di balik hasil positif tersebut, pelatih Fakhri Husaini memiliki pandangan yang berbeda. Ia menyoroti berbagai kesalahan mendasar yang dilakukan oleh anak asuhnya, terutama setelah unggul lebih dahulu dengan dua gol.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Blang Paseh Sigli, Pidie, Jatim tampil dominan sejak awal pertandingan. Moch. Bintang Raditya sempat mencetak gol pada menit ke-11, namun dianulir karena offside. Tak perlu menunggu lama, Wigi Pratama membuka keunggulan dengan dua gol cepat pada menit ke-18 dan 23. Namun, ketenangan tim mulai goyah saat memasuki babak kedua.
Jatim sempat mencetak gol ketiga melalui M. Alwi Furqon pada menit ke-54, tetapi lagi-lagi gol tersebut dianulir oleh wasit. Situasi ini tampaknya mempengaruhi konsentrasi pemain Jatim. Papua Pegunungan yang tertinggal, memanfaatkan momen tersebut dan memperkecil kedudukan menjadi 1-2 pada menit ke-61, setelah Cosmas Kamarka mencetak gol akibat kesalahan fatal di lini belakang Jatim.
Kekhawatiran Fakhri Husaini semakin terlihat saat Papua Pegunungan terus menekan di menit-menit akhir pertandingan. Beruntung, Jatim berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi. Namun, Fakhri menegaskan bahwa performa seperti ini tidak boleh terulang.
"Kemenangan ini penting, terutama di turnamen dengan format grup. Namun, kami tidak bisa mengabaikan kesalahan-kesalahan mendasar yang terjadi di lapangan. Gol lawan berasal dari kesalahan yang seharusnya tidak perlu terjadi, seperti salah passing saat free kick. Ini menjadi catatan serius bagi kami ke depannya," ujar Fakhri tegas.
Fakhri juga menekankan bahwa setelah unggul 2-0, pemainnya justru kehilangan fokus, yang membuat Papua Pegunungan mampu mengeksploitasi kelemahan tim. Ia berharap, kejadian serupa tidak terulang saat menghadapi Papua di pertandingan berikutnya pada Kamis (5/9).
Dengan hasil ini, Jatim memulai perjalanan mereka di PON XXI dengan tiga poin penting. Namun, Fakhri jelas menyadari bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan jika mereka ingin melangkah lebih jauh di turnamen ini. Pertandingan berikutnya melawan Papua, yang juga menang tipis 1-0 atas Riau, akan menjadi ujian berikutnya bagi skuad asuhan Fakhri Husaini. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih