Tim Jatim Raih Emas Dramatis di Cabang Balap Sepeda MTB PON XXI Aceh-Sumut 2024

Tim asal Jawa Timur berhasil menang pada cabang olahraga balap sepeda Mountain Bike (MTB) di nomor cross caountry team realy (XCR) pada PON XXI Aceh - Sumut 2024 di Tahura Bukit Barisan, Karo, Sumatera Utara.
Tim asal Jawa Timur berhasil menang pada cabang olahraga balap sepeda Mountain Bike (MTB) di nomor cross caountry team realy (XCR) pada PON XXI Aceh - Sumut 2024 di Tahura Bukit Barisan, Karo, Sumatera Utara.

MERAHPUTIH I KARO - Tim asal Jawa Timur berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga balap sepeda Mountain Bike (MTB) nomor cross-country team relay (XCR) di PON XXI Aceh-Sumut 2024. Pertandingan berlangsung sengit di Tahura Bukit Barisan, Karo, Sumatera Utara, dengan tim Jatim berhasil mencatatkan kemenangan dramatis di tengah tekanan kuat dari tim Jawa Barat.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jatim sekaligus pelatih tim MTB Jatim, Sugeng Tri Hartono, mengungkapkan rasa haru atas pencapaian luar biasa para atletnya.

"Kami sangat bersyukur atas kemenangan ini. Meski dihadapkan dengan tekanan besar pada sesi pertama, tim berhasil bangkit dan merebut posisi pertama secara dramatis," ujar Sugeng.

Tim Jatim sempat tertinggal di dua putaran awal, di mana tim Jawa Barat unggul dengan catatan waktu 12 menit 45,195 detik pada putaran pertama dan 29 menit 30,850 detik di putaran kedua. Namun, berkat kerja keras dan strategi matang, tim Jatim akhirnya berhasil mengejar dan finis di posisi teratas, mengamankan medali emas.

Sugeng menambahkan bahwa kemenangan ini menjadi modal penting bagi tim Jatim untuk menghadapi nomor pertandingan MTB berikutnya.

"Kami tetap optimis bisa menambah koleksi medali emas, meski harus diakui tim Jabar adalah lawan berat di setiap kejuaraan," ungkapnya.

Di sisi lain, pebalap sepeda Jawa Barat, Mohammad Rafly Fadillah, harus puas finis di posisi kedua dengan waktu 44 menit 00,542 detik setelah mengalami masalah teknis di lintasan. "

Sepeda saya mengalami trouble di tengah trek, ditambah dengan kondisi lintasan yang cukup ekstrem. Itu membuat saya kehilangan momentum," kata Rafly.

Pelatih tim Jabar juga mengakui bahwa meskipun timnya sudah unggul di awal, mereka kurang beruntung dalam mempertahankan posisi pertama.

"Meski gagal meraih emas, kami tetap bangga atas kerja keras anak didik kami yang telah memberikan performa maksimal," ujar pelatih tim Jabar dalam sesi jumpa pers.

Dengan kemenangan ini, tim Jatim semakin percaya diri untuk melanjutkan pertandingan di nomor-nomor MTB berikutnya pada PON XXI Aceh-Sumut 2024. (pon)

Editor : prass prasetyo