Drama Atap Bocor hingga Perpanjangan Waktu, Tim Putra Kaltim Rebut Emas Futsal PON XXI 2024
MERAHPUTIH I DELI SERDANG - Laga final futsal putra Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di GOR Dispora Sumut, Deli Serdang, Minggu (8/9/2024), menyajikan drama yang tak hanya datang dari lapangan, tetapi juga dari langit. Hujan deras yang mengguyur kota Deli Serdang membuat atap GOR bocor dan menghentikan sementara pertandingan sengit antara Kalimantan Timur (Kaltim) dan Jawa Timur (Jatim).
Seolah tak cukup dengan ketegangan di lapangan, pertandingan ini juga menyuguhkan kejadian yang tidak biasa ketika laga harus dihentikan selama beberapa menit karena air hujan menetes dari atap gedung. Meski demikian, ketika pertandingan dilanjutkan, kedua tim kembali bermain dengan intensitas tinggi, melanjutkan pertempuran fisik dan strategi yang akhirnya dimenangkan oleh Kaltim dengan skor tipis 2-1 setelah melalui perpanjangan waktu.
Jatim sempat unggul lebih dulu melalui gol dari Achmad Guntur Ramadhan yang melepaskan tembakan dari sisi kiri pada menit ke-18. Kaltim, yang sejak awal bermain lebih defensif, mampu menyamakan kedudukan lewat gol Fajar Aidil Adha pada menit ke-13:50. Skor imbang ini terus bertahan hingga menit-menit akhir babak pertama.
Namun, drama sesungguhnya terjadi saat babak kedua berlangsung. Di tengah ketatnya pertarungan, hujan deras membuat atap GOR bocor, memaksa wasit menghentikan pertandingan pada menit ke-16:16. Situasi ini membuat seluruh pemain harus menunggu hingga kondisi lapangan kembali layak. Setelah menunggu hampir 40 menit, pertandingan kembali dilanjutkan pada pukul 16:57.
Pertandingan tetap berjalan ketat hingga waktu normal berakhir 1-1. Babak perpanjangan waktu selama 10 menit memberikan peluang bagi kedua tim untuk merebut kemenangan. Kaltim, yang terlihat lebih tenang dan terorganisir, akhirnya berhasil mencetak gol penentu pada menit ke-1:56 babak perpanjangan kedua. Sebuah tendangan keras dari garis tengah berhasil menjebol gawang Jatim, membuat skor berubah menjadi 2-1.
Meski Jatim berusaha keras untuk membalas dengan serangan-serangan cepat, pertahanan Kaltim yang solid membuat upaya mereka sia-sia hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini memastikan Kaltim merebut medali emas di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Usai pertandingan, Pelatih Kepala Kaltim, Panca Pauji, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
"Alhamdulillah, kemenangan ini berkat doa dan kerja keras semua pihak, terutama para pemain yang tidak menyerah meskipun pertandingan berlangsung dalam situasi sulit," ujar Panca. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga dan para pendukung yang terus memberikan dukungan sepanjang turnamen.
Sementara itu, Ambar Suprianto pelatih Futsal Jatim bersyukur dengan hasil yang diperoleh tim Jatim pada babak final ini.
"Kami syukuri hasilnya meski hasilnya kurang maksimal, tapi perjuangan temen-temen sudah luar biasa, patut kami apresiasi," kata pelatih Futsal Jatim, Ambar Suprianto setelah pertandingan.
Meski gagal meraih medali emas, raihan di PON kali ini meningkat dibanding PONXX lalu dimana Jatim hanya melaju ke babak perempat final.
"Mamang lebih meningkat dari edisi sebelumnya, meskipun secara pribadi saya kurang puas, karena target saya emas," terangnya.
Mengenai gol lawan di babak kedua, itu terjadi karena pemain Jatim kurang fokus.
"Pemain sudah sangat kelelahan, akhirnya kurang fokus. Tapi sekali lagi terimakasih perjuangan pemain," ucapnya.
Di sisi lain,mMeskipun gagal membawa pulang emas, pendukung Jatim yang memenuhi GOR tetap memberikan dukungan penuh hingga akhir pertandingan. Suara yel-yel "Jawa Timur Kita Harus Menang" terus terdengar sepanjang pertandingan, memberikan semangat bagi tim mereka yang bertarung dengan penuh semangat.
Dengan kemenangan ini, Kaltim menambah koleksi emas untuk kontingen mereka di PON XXI Aceh-Sumut 2024. Laga final ini tak hanya menjadi bukti kekuatan dan ketangguhan Kaltim, tetapi juga menjadi momen tak terlupakan bagi para pemain dan pendukung kedua tim yang terlibat dalam salah satu pertandingan paling dramatis di PON kali ini. (pon)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih