Loncat Indah Jatim Terus Mengukir Prestasi di PON XXI 2024: Gladies dan Lina Tambah Emas
MERAHPUTIH I MEDAN - Cabang olahraga (cabor) loncat indah Jawa Timur (Jatim) terus menunjukkan dominasinya di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024. Setelah berhasil meraih medali emas di hari pertama, tim loncat indah Jatim kembali menambah koleksi emas mereka dengan penampilan gemilang dari duet Gladies dan Lina Bertiliana dalam nomor Synchro papan 3 m putri.
Pertandingan yang berlangsung di Kolam Renang Selayang Disporasu, Medan, pada hari Senin (9/9), menyaksikan Gladies dan Lina tampil sangat kompak dalam nomor Synchro papan 3 m putri. Dengan perolehan nilai total 216, pasangan Jatim ini berhasil mengungguli atlet-atlet dari DKI Jakarta dan Jawa Barat (Jabar) yang masing-masing meraih medali perak dan perunggu.
Pelatih loncat indah Jatim, Ronaldy Herbiantoro, didampingi Ketua 1 Pengprov Aquatik Indonesia Jatim, Herlambang Wijaya, menyampaikan kepuasan mereka atas pencapaian ini. "Hasil ini sudah sesuai dengan prediksi kami. Di kategori putri, Jatim masih menjadi yang terkuat," ujar Ronaldy kepada petisi.co usai penyerahan medali.
Namun, tidak semua berita baik datang dari tim loncat indah Jatim hari ini. Duet peloncat indah Yovy Surya dan M Aditya, yang bertanding di nomor Synchro menara putra, harus puas dengan medali perunggu. Meskipun sempat unggul atas peloncat dari Kalimantan Selatan (Kalsel), Yovy-Aditya gagal meraih nilai sempurna pada loncatan kelima dan keenam, sehingga akhirnya posisi mereka disalip oleh atlet Kalsel.
"Yovy-Aditya seharusnya bisa meraih medali perak. Namun, karena penampilan kurang memuaskan di loncatan kelima dan keenam, akhirnya mereka harus puas dengan perunggu," ungkap Ronaldy.
Dengan tambahan medali emas ini, loncat indah Jatim kini mengumpulkan total dua medali emas. Target yang ditetapkan oleh tim loncat indah Jatim adalah meraih lima emas, di mana diharapkan semua medali tersebut berasal dari nomor putri.
"Kami berharap putri bisa memenuhi target tersebut, sambil berharap ada kemungkinan untuk meraih medali tambahan di nomor putra. Meski demikian, kami menyadari DKI Jakarta masih menjadi pesaing terkuat di nomor putra," tambah Ronaldy.
Ronaldy juga mengakui adanya pesaing baru, Sumsel, yang kini juga menunjukkan kekuatan di cabang loncat indah. "Sumsel mulai menunjukkan kompetisi yang ketat, sehingga kami harus bekerja keras untuk merebut medali di nomor putra," jelasnya.
Sebagai penghargaan atas pencapaian mereka, Gladies dan Lina masing-masing menerima bonus mentas dari KONI Jatim sebesar Rp 30 juta. Bonus ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Umum KONI Jatim, Ma'ruf Syah, dalam sebuah upacara singkat setelah penyerahan medali.
Prestasi gemilang ini menjadi motivasi tambahan bagi tim loncat indah Jatim untuk terus berjuang dan memenuhi target yang telah ditetapkan. Semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para atlet dan pelatih di PON XXI 2024 mencerminkan komitmen Jatim untuk terus berprestasi di tingkat nasional. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih