Pj. Gubernur Jabar Bey Machmudin Resmikan Gedung Satpel Bina Laras untuk Rehabilitasi ODGJ di Sumedang

Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, meresmikan Gedung Satuan Pelayanan (Satpel) Bina Laras yang berada di bawah UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel Dinas Sosial  Jawa Barat.
Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, meresmikan Gedung Satuan Pelayanan (Satpel) Bina Laras yang berada di bawah UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel Dinas Sosial Jawa Barat.

MERAHPUTIH I SUMEDANG - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, meresmikan Gedung Satuan Pelayanan (Satpel) Bina Laras yang berada di bawah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Barat. Gedung yang berlokasi di Blok Pamoyanan, Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, ini akan berfungsi sebagai panti rehabilitasi bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Satpel Bina Laras ini tidak hanya menjadi tempat tinggal sementara bagi ODGJ, tetapi juga sebagai pusat pemulihan dan rehabilitasi dengan tujuan mengembalikan mereka ke kehidupan yang produktif di masyarakat.

"Kehadiran fasilitas ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama ODGJ. Fasilitas ini bukan hanya tempat tinggal, tetapi pusat pemulihan yang diharapkan dapat membantu mereka kembali ke masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik," ujar Bey Machmudin dalam sambutannya.

Bey juga mengapresiasi para pramu jiwa yang bekerja mendampingi ODGJ dalam proses rehabilitasi. "Saya sampaikan terima kasih kepada para pramu jiwa yang bekerja dengan penuh dedikasi. Fasilitas di sini sangat baik, dan dukungan para pramu jiwa sangat penting dalam pemulihan saudara-saudara kita yang membutuhkan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Bey menekankan pentingnya menghilangkan stigma negatif terhadap ODGJ dan menyerukan agar semua pihak turut mendukung pemulihan mereka dengan perlakuan yang manusiawi dan penuh kasih.

"Pasien ODGJ harus mendapatkan perlakuan yang manusiawi. Kita semua harus turut serta dalam pemulihan mereka dan melenyapkan stigma negatif yang selama ini melekat pada mereka," tambahnya.

Selain itu, Bey meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Provinsi Jawa Barat, khususnya yang sedang mengikuti Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN), untuk mengunjungi fasilitas milik Dinsos Jabar seperti Gedung Satpel Bina Laras.

"Para calon pemimpin harus memahami bahwa ada banyak saudara kita yang membutuhkan perhatian khusus. Kita perlu selalu ingat bahwa mereka adalah bagian dari masyarakat yang harus kita dukung bersama," ujar Bey.

Ia berharap kehadiran Gedung Satpel Bina Laras ini dapat memberikan manfaat besar bagi para ODGJ dalam proses pemulihan mereka. "Semoga panti ini bisa menjadi tempat yang memberikan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan," pungkas Bey. (red)

Editor : prass prasetyo