Khofifah-Emil Siap Hadapi Debat Perdana Pilgub Jatim 2024 Usai Doa Bersama di Surabaya

Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, melakukan persiapan terakhir dengan menggelar doa bersama sebelum menghadiri debat perdana Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2024.
Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, melakukan persiapan terakhir dengan menggelar doa bersama sebelum menghadiri debat perdana Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2024.

 

MERAHPUTIH I SURABAYA - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, melakukan persiapan terakhir dengan menggelar doa bersama sebelum menghadiri debat perdana Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2024. Doa bersama ini berlangsung di Hotel Whiz Luxe Spazio, Surabaya, Jumat (18/10/2024) malam, dipimpin oleh KH Asep Saifuddin Chalim, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Mojokerto.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah terlihat mengenakan busana adat khas Madura yang elegan, sementara Emil tampil gagah dalam balutan pakaian safari hitam dan sarung bermotif Gunung Bromo. Suasana khidmat menyelimuti acara tersebut, di mana mereka berharap doa menjadi bekal spiritual dalam menghadapi debat perdana yang dihelat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim.

Setelah doa bersama, pasangan Khofifah-Emil bersama tim pemenangan bergerak menuju Graha Unesa, tempat diselenggarakannya debat. Debat ini akan digelar di Auditorium Universitas Negeri Surabaya (Unesa), yang akan menjadi arena pertarungan gagasan dan visi-misi dari ketiga pasangan calon yang berlaga dalam Pilgub Jatim 2024.

Sebelumnya, Khofifah menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi debat. Ia menegaskan bahwa dirinya dan Emil telah mempersiapkan diri dengan matang, baik dari segi teknis maupun substansi. Mereka juga terus berkoordinasi intens untuk menghadapi paslon lainnya, yaitu Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim dan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta.

“Saya dan Mas Emil terus berkoordinasi secara teknis dan kualitatif. Kita tidak pernah meremehkan persiapan, apa yang harus kita siapkan sudah kami perhitungkan matang-matang,” ujar Khofifah dengan percaya diri. “Bismillah, Insya Allah kami siap tampil prima pada debat perdana nanti,” tambahnya.

Menurut Khofifah, debat perdana ini akan menjadi momentum penting bagi pasangan petahana untuk memaparkan capaian program selama lima tahun terakhir memimpin Jawa Timur. Selain itu, ia berharap dapat menyampaikan visi dan misi untuk masa depan provinsi tersebut. Tema debat kali ini mengusung isu-isu yang krusial, yaitu kebutuhan dasar dan kesejahteraan masyarakat, yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, kependudukan, dan ketahanan pangan.

“Tema debat kali ini mencakup bidang yang sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat. Kami siap memaparkan capaian program yang sudah kami jalankan, termasuk pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan,” ujar Khofifah.

Di bidang pendidikan, Khofifah menyoroti berbagai prestasi yang telah dicapai oleh Jawa Timur di bawah kepemimpinannya. Ia menyebutkan bahwa dalam lima tahun terakhir, siswa SMA Jawa Timur mencatat prestasi tertinggi di tingkat nasional dalam penerimaan perguruan tinggi negeri (PTN), baik melalui jalur reguler maupun KIP Perguruan Tinggi.

“Alhamdulillah, sejak tahun 2020 hingga Maret 2024, siswa SMA Jawa Timur yang diterima di PTN selalu tertinggi secara nasional,” jelas Khofifah. “Kami juga bangga bahwa Jawa Timur meraih juara umum dalam Olimpiade Sains Nasional selama tiga tahun berturut-turut. Ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh ekosistem pendidikan di Jatim,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam bidang ketahanan pangan, Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur tetap menjadi lumbung pangan nasional dengan produksi padi yang konsisten tinggi. Pada tahun 2023, produksi padi Jatim mencapai 9,7 juta ton, tertinggi di Indonesia. Ia juga mengungkapkan keberhasilan pemerintah provinsi dalam menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem, dari 4,4% pada tahun 2020 menjadi 0,66% pada Maret 2024.

“Dalam bidang ketahanan pangan, Jawa Timur selalu menjadi yang tertinggi secara nasional sejak tahun 2020. Kami juga berhasil menurunkan kemiskinan ekstrem secara signifikan,” tegas Khofifah.

Dengan segala persiapan dan capaian yang telah dicapai, pasangan Khofifah-Emil optimis dapat menghadapi debat dengan baik. “Prinsipnya, Insya Allah kami siap,” tutup Khofifah dengan penuh keyakinan.

Debat perdana Pilgub Jatim 2024 ini diharapkan menjadi ajang penting bagi masyarakat untuk lebih mengenal program dan visi-misi masing-masing calon dalam mewujudkan Jawa Timur yang lebih maju dan sejahtera di masa depan. (red) 

 

 

Editor : prass prasetyo