Karena COVID-19, 18 TKI Asal Mataram Gagal ke Luar Negeri

TKI asal Matarambatal berangkat ke LN (Foto: HMP/Rizky)
TKI asal Matarambatal berangkat ke LN (Foto: HMP/Rizky)

 

MERAHPUTIH | SURABAYA - Unit II PJR Waru Ditlantas Polda Jatim saat melakukan pemeriksaan di Kilometer 754 Jalur A tepatnya di Rest Area, dan mendapati kendaraan Elf yang diduga mengangkut penumpang untuk perjalnan mudik. Namun, setelah dilakukan pengecekan di dalam mobil Elf didapati 18 orang wanita dan seorang  sopir.

Ke 18 wanita ini semuanya calon TKI yang akan diberangkatkan oleh perusahaannya dari Depok ke luar negeri.

Menurut pengakuan salah satu TKI menyebutkan, bahwa mereka sudah berada di tempat penampungan sejak 7 bulan terakhir di Depok. Selama di karantina, mereka tidak pernah keluar keluar.

"Selama saya di karantina tidak diperbolehkan keluar oleh pihak perusahaan. Kita semua berjenis kelamin wanita, rencanaya kita akan diberangkatkan ke luar negeri. Ke Malaysia, Hong Kong, Taiwan dan juga Singapore," urai salah satu TKI yang diamankan Unit II PJR Ditlantas Polda Jatim, (11/5).

Sementara itu di Depok sendiri sampai saat ini masih ada 19 wanita lagi yang rencananya akan dipulangkan ke daerah asal. Karena adanya Covid-19. "Kita tidak jadi diberangkatkan," tambahnya. Dan mereka pun mengaku senang gagal berangkat, artinya bisa kembali ke kampung halaman. 

"Perasaan saya senang mas, bisa kembali pulang ketemu keluarga di Lombok Tengah. Saya sendiri belum pernah menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW). Kalau untuk dokumen, semua lengkap," terangnya. (riz/tji)

Editor : Tudji Martudji