Pemkot Surabaya Tertibkan Jalan Nias, Eri Siapkan Relokasi dan Percantik Kawasan

MERAHPUTIH I SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menertibkan kawasan Jalan Nias, Kecamatan Gubeng, Senin (29/6/2026), guna mengembalikan fungsi jalan sebagai fasilitas umum sekaligus menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kemacetan dan kondisi lingkungan yang dinilai semrawut.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, langkah tersebut diambil setelah menerima laporan warga melalui layanan Lapor Cak Eri bahwa kawasan tersebut kembali dipenuhi aktivitas yang mengganggu arus lalu lintas. Menyikapi laporan itu, ia langsung menginstruksikan camat, lurah, serta sejumlah organisasi perangkat daerah untuk melakukan penataan bersama.

Menurut Eri, sebelumnya Jalan Nias juga pernah ditertibkan karena badan jalan digunakan untuk aktivitas pengecatan dan pengelasan kendaraan. Kondisi itu membuat ruas jalan menyempit, memicu kemacetan, serta menciptakan lingkungan yang kurang tertata.

Pemkot tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga memperbaiki kualitas kawasan melalui pemasangan lampu penerangan jalan, pemangkasan pohon, hingga pembersihan saluran drainase yang selama ini tertutup lapak dan dipenuhi sampah.

Eri menegaskan, kepentingan masyarakat luas menjadi prioritas. Meski memahami ada warga yang menggantungkan mata pencaharian di lokasi tersebut, Pemkot telah menyiapkan tempat relokasi di kawasan Jalan Menur agar aktivitas usaha tetap dapat berjalan tanpa mengganggu fasilitas umum.

"Jalan ini merupakan fasilitas umum yang harus dikembalikan fungsinya. Karena itu kami siapkan lokasi pengganti di Jalan Menur agar para pelaku usaha bisa berpindah ke sana," ujarnya.

Selain mengembalikan fungsi jalan, Pemkot juga berencana mempercantik kawasan Jalan Nias dengan membangun taman di sisi jalan, menambah penerangan, serta mengecat dinding pembatas rel kereta api. Bahkan, dinding tersebut akan diusulkan menjadi lokasi mural bertema Persebaya sebagai bagian dari penataan kawasan.

Di sisi lain, pembersihan drainase menjadi perhatian khusus karena ditemukan tumpukan sampah, termasuk styrofoam, yang menghambat aliran air. Dengan penataan ini, Pemkot berharap fungsi jalan dan saluran drainase kembali optimal sehingga kawasan Jalan Nias menjadi lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.(sub)

Editor : Redaksi