Pameran Pelayanan Publik Jatim 2024: Inovasi dan Reformasi Birokrasi untuk Kepuasan Masyarakat
MERAHPUTIH I SURABAYA - Pameran Pelayanan Publik Jawa Timur 2024 resmi dibuka di Grand City Surabaya, Rabu (13/11/2024). Acara ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, dan Sekretaris Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan-RB, Akik Dwi Suharto Rudolfus. Pameran tersebut bertujuan untuk menunjukkan komitmen Jawa Timur dalam melakukan reformasi birokrasi yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Adhy Karyono menyampaikan bahwa Jawa Timur terus berupaya untuk menjaga efektivitas dan efisiensi sistem pelayanan publik agar dapat memberikan kepuasan yang tinggi kepada masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk memastikan layanan publik tidak hanya inovatif, tetapi juga berkelanjutan, yang dapat direplikasi di berbagai tempat untuk memperluas dampaknya," ujarnya.
Pameran ini juga sekaligus menjadi wadah penganugerahan berbagai penghargaan di bidang pelayanan publik, di antaranya Penghargaan Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP), Pemantauan Keberlanjutan dan Replikasi Inovasi Pelayanan Publik (PKRI), serta penghargaan bagi perangkat daerah dengan pelayanan publik terbaik.
Tak hanya itu, pameran ini juga merupakan sarana bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan langsung di berbagai bidang, seperti kesehatan, administrasi kependudukan, dan perizinan. Pengunjung dapat melakukan konsultasi perizinan, pembayaran pajak kendaraan bermotor, serta perpanjangan SIM. Pemerintah daerah dan instansi vertikal juga diminta untuk memperkenalkan inovasi pelayanan yang dapat diadopsi oleh daerah lain.
Sebagai bagian dari kegiatan ini, Pemprov Jatim juga memberikan penghargaan kepada tujuh perangkat daerah dengan predikat "Prima" dalam inovasi pelayanan publik, serta mengakui 20 perangkat daerah yang memperoleh predikat "Sangat Baik". Sebanyak 154 stand dari berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, pertanian, dan UMKM, turut meramaikan pameran kali ini.
Akik Dwi Suharto Rudolfus, Sekretaris Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan-RB, mengungkapkan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemprov Jatim dalam melaksanakan reformasi birokrasi yang tidak hanya tertulis, tetapi benar-benar berdampak pada pelayanan publik yang lebih baik. "Jawa Timur telah menunjukkan bahwa digitalisasi dan inovasi dapat mempermudah pelayanan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pemantauan dan evaluasi," tambahnya.
Transformasi digital di Jatim, lanjut Akik, membuka peluang baru bagi pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien. Melalui layanan digital, masyarakat dapat memberikan masukan, serta melakukan pengaduan langsung, sehingga tercipta transparansi dan kepercayaan publik yang lebih tinggi terhadap pemerintah.
Sebagai penutup, Akik mengingatkan pentingnya kebijakan "no one left behind" dalam pelayanan publik, yang memastikan bahwa masyarakat dari berbagai lapisan, termasuk kelompok rentan, mendapatkan pelayanan yang setara dan inklusif.
Pameran ini tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan kemajuan pelayanan publik di Jatim, tetapi juga menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi demi kesejahteraan masyarakat. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih