Pemerintah Kabupaten Pasuruan Galakkan Gerakan Minum Susu Bersama untuk Dukung Kebijakan Gizi Nasional
MERAHPUTIH I PASURUAN - Dalam upaya mendukung kebijakan makan bergizi dan minum susu gratis yang diusung Presiden RI Prabowo Subianto, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar acara Gerakan Minum Susu (GERMISU) Bersama, Kamis (14/11). Acara ini diadakan di halaman Graha Maslahat, Kompleks Perkantoran Kabupaten Pasuruan dan diikuti oleh lebih dari 10.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA.
Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dengan hadirnya Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, serta tokoh-tokoh penting lain dari Kementerian Pertanian dan industri susu. Dalam sambutannya, Menteri Pertanian menekankan pentingnya susu sebagai bagian dari kebutuhan gizi anak-anak Indonesia, sejalan dengan upaya pemerintah mempersiapkan generasi yang lebih sehat dan cerdas.
Pj. Bupati Pasuruan, Nurkholis, menyatakan komitmennya dalam mendukung program makan bergizi dan minum susu gratis melalui inisiatif GERMISU. "Kabupaten Pasuruan siap melaksanakan kebijakan pemerintah pusat. Kami harap GERMISU akan memperkuat kebiasaan hidup sehat di kalangan pelajar dan membuka peluang baru bagi kesejahteraan peternak susu," ungkap Nurkholis.
Acara ini juga disertai dengan penandatanganan MoU antara koperasi peternak susu lokal dengan Industri Pengolahan Susu (IPS) seperti PT Nestle, PT Indolakto, dan PT CIMORY. Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan antara peternak dan industri, dengan harapan meningkatkan kesejahteraan peternak serta mendukung serapan susu lokal yang lebih tinggi.
Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menambahkan, "Dengan kontribusi Jatim yang mencapai 62 persen dari populasi sapi nasional dan 34 persen produksi susu nasional, kami ingin terus mendukung para peternak untuk meningkatkan produktivitas. Ini adalah langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan nasional."
Menteri Pertanian juga memberikan peringatan bagi industri agar memastikan susu segar dapat terserap sepenuhnya tanpa terbuang. "Kita tidak boleh lagi melihat susu segar yang terbuang. Setiap tetesnya diperlukan anak-anak kita untuk masa depan yang lebih baik," ujarnya. Menteri Andi Amran menyebut acara ini sebagai "hari kebangkitan peternakan dan persusuan Indonesia," sembari menyampaikan komitmen kementerian untuk terus meningkatkan produksi susu nasional di masa mendatang.
Selain itu, acara ini turut menjadi ajang promosi produk pertanian khas Kabupaten Pasuruan, seperti Mangga Klonal 21 atau yang dikenal dengan Mangga Putar. Pemerintah daerah juga memperkenalkan gerakan penanaman mangga untuk memperluas potensi agrikultur lokal.
Acara GERMISU Bersama ini menandai langkah besar Kabupaten Pasuruan dalam mendukung kebijakan pangan nasional, di mana kehadiran para pejabat dan pelaku industri menggarisbawahi pentingnya sinergi untuk mencapai kesejahteraan petani dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya generasi muda. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih