PERSIB Persiapkan Fisik dan Mental Pemain Menjelang Periode Sibuk dengan Latihan Dua Sesi Sehari

Pelatih fisik PERSIB, Miro Petric mengawasi sesi latihan di SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Kamis, 14 November 2024. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)
Pelatih fisik PERSIB, Miro Petric mengawasi sesi latihan di SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Kamis, 14 November 2024. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

MERAHPUTIH I BANDUNG - PERSIB Bandung menggelar sesi latihan dua kali dalam sehari pada Kamis, 14 November 2024, di tengah persiapan untuk menghadapi jadwal padat yang menanti di akhir tahun. Latihan pagi berlangsung di SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, sementara sesi sore digelar di tempat kebugaran guna menjaga kebugaran pemain.

Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menjelaskan bahwa program latihan kali ini dirancang khusus untuk mempersiapkan para pemain menghadapi periode sibuk yang dimulai pada 22 November 2024. Dalam periode tersebut, PERSIB dijadwalkan untuk melakoni sembilan pertandingan dalam dua kompetisi besar, yaitu Liga 1 dan AFC Champions League Two 2024/2025.

Hodak menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental para pemain dalam menghadapi tantangan tersebut. “Kami bersiap menghadapi periode berikutnya. Kami akan menjalani tujuh pertandingan dalam waktu yang singkat sepanjang Desember. Jadi, hanya ini waktunya bagi kami untuk meningkatkan kondisi fisik pemain,” ujar Hodak setelah sesi latihan sore di tempat kebugaran.

Pelatih asal Kroasia ini menjelaskan bahwa meskipun sesi latihan dua kali sehari dilakukan, hal tersebut bukanlah program rutin bagi tim. PERSIB sendiri saat ini tengah menjalani jadwal padat yang mengharuskan mereka untuk fokus pada pemulihan dan peningkatan kebugaran pemain.

Hodak juga menambahkan bahwa latihan dua kali sehari ini hanya akan dilakukan dalam periode terbatas. Ia menyebutkan bahwa setelah pertandingan melawan Borneo FC, tim akan kembali menjalani program latihan sekali sehari. “Mungkin tidak ada latihan dua kali lagi, mungkin setelah lawan Borneo (satu kali) dan tidak ada lagi sampai Januari,” tuturnya.

Dalam persiapan menuju kompetisi yang semakin dekat, PERSIB berharap kondisi fisik para pemain dapat mencapai level optimal. Hal ini penting untuk menghadapi tekanan dari jadwal yang sangat padat, yang berpotensi mempengaruhi performa tim. Selain itu, persiapan mental juga menjadi fokus utama agar para pemain bisa tampil maksimal dalam setiap pertandingan yang dijalani.

Meski jadwal padat menanti, PERSIB tetap optimistis dapat mengatasi tantangan tersebut dengan persiapan matang yang sedang dijalani. Dengan strategi latihan yang tepat dan kesiapan mental yang optimal, PERSIB berharap dapat mempertahankan performa terbaik mereka di kompetisi domestik maupun internasional. (red)

Editor : prass prasetyo