Ditemukan PDP, Tim Covid-19 Gelar Rapid Test di Gubeng Masjid Surabaya
MERAHPUTIH | SURABAYA - Dinas Kesehatan Kota Surabaya bergerak cepat guna melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Diantaranya dengan menggelar rapid test untuk warga Gubeng Masjid, Surabaya. Bersama Puskesmas setempat Dinkes Surabaya awalnya menyediakan sebanyak 50 alat tes cepat atau rapid tes. Namun, lantaran banyak warga yang meminati sehingga petugas menambah jumlah alat rapid test menjadi 100.
Penuturan warga, rapid tes di wilayahnya digelar guna mengantisipasi lantaran sebelumnya ada salah seorang warga yang terdeteksi PDP. "Iya, awalnya kan ada warga yang setelah periksa ada yang PDP, tetapi sudah sembuh. Kemudian untuk mengantisipasi penyebaran, dilakukan pemeriksaan ini," kata Antok Setyo.
Dia mengakui, petugas awalnya menyediakan sebanyak 50 alat tes, namun lantaran banyak warga yang berminat yang awalnya hanya di RT 01, kemudian RT 02 juga mengikuti, kemudian jumlahnya ditambah. "Awalnya 50
kemudian ditambah lagi oleh petugas," lanjutnya, sambil menambahkan lantaran di kampung itu ada warga yang confirm Covid-19.
Ketua Puskesmas Pacar Keling, Dr. Suluh Raharjo mengatakan lantaran di daerah itu masuk sebagai zona merah. "Daerah sini kan sudah termasuk daerah merah, dan kondisi pemukimannya rapat, kemungkinan adanya kontak fisik dengan penderita cukup besar," kata dr Suluh, Rabu (13/5).
"
Dari hasil rapid test yang dilakukan hari ini, jika ada warga yang hasil testnya reaktif, maka akan langsung diarahkan untuk test swab, setelah hasil test swab keluar, jika hasilnya postif maka warga tersebut akan dirawat di rumah sakit.
Menurut Dr. Suluh sebenarnya jumlah alat rapid tidak sesuai dengan jumlah warga, hanya saja untuk rapid test kali ini di optimalkan untuk warga yang tinggal berdekatan dengan warga yang confirm Covid-19. (zul/tji)
Editor : Tudji Martudji
Harian Merah Putih