Bali United Takluk dari Dewa United: Kekalahan Beruntun di Pekan ke-11 BRI Liga 1 2024/25
MERAHPUTIH I BOGOR - Bali United FC kembali menelan pil pahit setelah harus mengakui keunggulan Dewa United FC dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2024/25 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu malam. Kekalahan tipis 0-1 ini memperpanjang tren buruk mereka setelah sebelumnya juga gagal meraih kemenangan.
Gol tunggal yang memastikan kemenangan tuan rumah dicetak oleh Egy Maulana Vikri pada menit ke-72. Meski secara statistik Bali United unggul dalam penguasaan bola dengan 53 persen serta menghasilkan 7 tembakan tepat sasaran dari total 15 percobaan, penyelesaian akhir yang kurang efektif serta solidnya pertahanan Dewa United menjadi penghalang besar bagi skuad Serdadu Tridatu.
Salah satu bintang di laga ini adalah kiper Dewa United, Sonny Stevens. Penampilan gemilangnya berhasil menggagalkan berbagai peluang emas Bali United, termasuk beberapa tembakan berbahaya dari pemain depan seperti Ilija Spasojevic dan Eber Bessa.
"Sonny tampil luar biasa malam ini. Dia berhasil menjaga clean sheet dengan sejumlah penyelamatan krusial," ujar pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, dalam konferensi pers usai pertandingan.
Di sisi lain, pelatih Bali United, Stefano Cugurra atau yang akrab disapa Teco, mengakui bahwa timnya kehilangan konsentrasi di babak kedua, yang kemudian dimanfaatkan oleh Egy Maulana Vikri untuk mencetak gol kemenangan.
“Kami memulai pertandingan dengan baik dan menciptakan beberapa peluang di babak pertama. Namun, sayangnya, kiper lawan tampil luar biasa dan menggagalkan usaha kami," kata Teco.
"Di babak kedua, kami kehilangan fokus di momen krusial, yang akhirnya membuat kami kebobolan. Kami harus segera memperbaiki performa agar tidak mengulangi kesalahan ini," tambahnya.
Kekalahan ini membuat Bali United tetap bertahan di peringkat ke-4 klasemen sementara dengan 20 poin dari 11 pertandingan. Posisi tersebut mulai terancam oleh tim-tim di bawahnya yang terus mendulang hasil positif.
Sebaliknya, kemenangan ini menjadi momentum berharga bagi Dewa United yang berhasil naik ke peringkat ke-7 dengan koleksi 18 poin.
Gol Egy Maulana Vikri yang menjadi pembeda dalam pertandingan ini menunjukkan kualitas individu pemain muda tersebut. Berawal dari kerja sama apik di lini tengah, Egy berhasil mengecoh dua bek Bali United sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut kanan gawang yang tidak mampu dijangkau kiper Bali United, Nadeo Argawinata.
“Gol ini adalah hasil kerja keras tim. Saya hanya berusaha memanfaatkan peluang yang ada,” ujar Egy dengan rendah hati usai pertandingan.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Bali United. Dengan jadwal padat di depan mata, Teco dan anak asuhnya harus segera bangkit untuk kembali ke jalur kemenangan. Laga berikutnya melawan tim papan atas Persib Bandung dipastikan akan menjadi ujian berat bagi Serdadu Tridatu.
“Kami harus bekerja lebih keras, memperbaiki kelemahan, dan kembali fokus pada setiap pertandingan. Liga masih panjang, dan kami yakin bisa bangkit,” tutup Teco.
Pertandingan melawan Dewa United menjadi peringatan bagi Bali United bahwa persaingan di BRI Liga 1 semakin ketat. Dengan segala evaluasi yang dilakukan, para pendukung berharap tim kebanggaan mereka dapat menunjukkan performa lebih baik di pertandingan-pertandingan mendatang. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih