Java Balloon Attraction: Balon Udara Tradisional Wonosobo Raih Top 10 Event Pariwisata Jateng 2024

Pertunjukan balon udara tradisional khas Wonosobo, Java Balloon Attraction, berhasil mencetak prestasi dengan masuk dalam daftar Top 10 Event Pariwisata Jawa Tengah 2024.
Pertunjukan balon udara tradisional khas Wonosobo, Java Balloon Attraction, berhasil mencetak prestasi dengan masuk dalam daftar Top 10 Event Pariwisata Jawa Tengah 2024.

MERAHPUTIH I WONOSOBO - Pertunjukan balon udara tradisional khas Wonosobo, Java Balloon Attraction, berhasil mencetak prestasi dengan masuk dalam daftar Top 10 Event Pariwisata Jawa Tengah 2024. Event ini menampilkan balon-balon udara raksasa dengan diameter 3-4 meter dan tinggi hingga 7 meter, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Agus Wibowo, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, menuturkan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya melestarikan budaya sekaligus mempromosikan potensi pariwisata daerah.

"Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi. Kami berterima kasih kepada Komunitas Balon Wonosobo dan semua pihak yang telah mendukung event ini hingga menjadi magnet wisata," ujar Agus saat menerima penghargaan di Radjawali Semarang Cultural Center baru-baru ini.

Atraksi balon udara ini memiliki keunikan tersendiri. Menurut Fatonah Ismangil, Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata dan Budaya Wonosobo, balon-balon tersebut diterbangkan dengan cara ditambatkan, membentuk formasi indah di udara. Event ini biasanya diadakan saat libur Idul Fitri dan Hari Jadi Kabupaten Wonosobo, menarik ribuan pengunjung.

"Java Balloon Attraction tak hanya mempertahankan tradisi lokal, tetapi juga menjadi upaya meningkatkan perekonomian masyarakat serta kualitas industri pariwisata daerah," jelas Fatonah.

Penghargaan ini juga diapresiasi oleh Agung Hariyadi, Kepala Dinas Pariwisata Jawa Tengah. Ia menegaskan bahwa event seperti ini berperan penting dalam mendorong pariwisata Jawa Tengah ke tingkat nasional dan internasional.

"Keberhasilan Java Balloon Attraction menunjukkan bagaimana tradisi lokal bisa diangkat menjadi daya tarik wisata unggulan. Kami harap penghargaan ini memacu daerah lain untuk berkreasi," katanya.

Selain Java Balloon Attraction, sembilan event lain yang juga meraih penghargaan adalah Grebeg Sudiro, Solo Menari, Festival Gunung Slamet, Solo Keroncong Festival, dan Festival Arak-arakan Chengho. Dieng Culture Festival, Moro Borobudur, Festival Kota Lama Semarang, serta International Mask Festival turut masuk dalam daftar.

Penyerahan penghargaan ini menjadi bagian dari peluncuran Calendar of Events 2025 bertema “Jelajah Jateng Sekarang, Pengalaman Wisata Penuh Makna”. Lebih dari 250 event pariwisata dijadwalkan berlangsung sepanjang tahun 2025, menawarkan pengalaman autentik dan modern bagi wisatawan.

Java Balloon Attraction kini semakin mengukuhkan Wonosobo sebagai salah satu destinasi wisata budaya yang patut diperhitungkan. Keindahan balon udara yang menghiasi langit Wonosobo menjadi saksi bagaimana tradisi bisa menjadi daya tarik wisata yang mendunia. (red)

Editor : prass prasetyo