Presiden Prabowo Bertolak ke Mesir Hadiri KTT D-8 dan Pertemuan Bilateral
MERAHPUTIH I JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memulai kunjungan kenegaraan ke Mesir pada Selasa, 17 Desember 2024. Dalam lawatan ini, Presiden akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-11 Developing Eight (D-8) serta mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi.
Pesawat kepresidenan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 11.45 WIB, membawa rombongan terbatas yang mendampingi Kepala Negara. Sebelum keberangkatan, Presiden menyampaikan kepada media bahwa kunjungan ini memiliki nilai strategis, mengingat hubungan erat kedua negara dan pentingnya Mesir sebagai mitra Indonesia di Timur Tengah.
“Kunjungan ini menandai kunjungan kenegaraan Presiden RI ke Mesir pertama dalam 11 tahun terakhir. Mesir bukan hanya sahabat dekat, tetapi juga mitra strategis yang memiliki peran penting di kawasan Timur Tengah,” ujar Presiden Prabowo.
Di Kairo, Presiden dijadwalkan bertemu dengan Presiden Abdel Fattah El-Sisi di Istana Kepresidenan Al Ittihadiyah. Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kerja sama bilateral yang telah terjalin erat di berbagai bidang, termasuk ekonomi, pendidikan, dan keamanan.
Selain agenda bilateral, kunjungan ini juga ditujukan untuk menghadiri KTT D-8, yang menjadi forum penting bagi negara-negara anggota untuk mendorong kerja sama ekonomi dan pembangunan. Salah satu agenda utama pertemuan adalah serah terima kepemimpinan D-8 dari Mesir kepada Indonesia, yang akan mulai berlaku pada 2026.
“Indonesia akan mengambil alih kepemimpinan D-8 pada 2026. Oleh karena itu, kehadiran saya di KTT ini adalah wujud komitmen kita dalam memperkuat kerja sama di antara negara-negara anggota,” jelas Presiden.
Presiden Prabowo juga mengungkapkan rencananya untuk mengadakan sejumlah pertemuan informal dengan tokoh-tokoh ekonomi dan industri selama kunjungannya di Mesir.
Meski tengah menjalankan tugas di luar negeri, Presiden menegaskan bahwa roda pemerintahan di Indonesia tetap berjalan secara efektif. Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh agenda kunjungan ini berlangsung lancar dan membawa manfaat besar bagi bangsa.
“Kita berdoa semoga semua upaya yang dilakukan dengan niat terbaik ini mendapatkan ridai dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa,” tutup Presiden Prabowo.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan bilateral Indonesia-Mesir tetapi juga memperkuat peran Indonesia dalam kerja sama internasional di bawah payung D-8. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih