Panen Raya Padi Sehat, Kolaborasi LPPNU dan Pemkab Pasuruan Dorong Pertanian Berkelanjutan

Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa didampingi Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan Nurkholis saat agenda Panen Raya Padi Sehat yang digelar di Dusun Suketi, Desa Kejayan, Kecamatan Kejayan
Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa didampingi Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan Nurkholis saat agenda Panen Raya Padi Sehat yang digelar di Dusun Suketi, Desa Kejayan, Kecamatan Kejayan

MERAHPUTIH I PASURUAN - Dalam agenda Panen Raya Padi Sehat yang digelar di Dusun Suketi, Desa Kejayan, Kecamatan Kejayan, Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan Nurkholis mengungkapkan apresiasinya terhadap langkah inovatif Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU). Kegiatan ini, menurutnya, menjadi salah satu upaya konkret mendukung program pangan berkelanjutan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Pasuruan.

Didampingi Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Bupati Pasuruan terpilih, Sobih Asrori, Nurkholis menyebutkan bahwa hasil panen berupa beras sehat ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas.

“Hari ini kita menyaksikan panen raya padi sehat LPPNU yang mendukung program makan siang bergizi gratis dari Presiden Prabowo. Hasil panen ini berupa beras sehat yang sangat baik untuk kebutuhan masyarakat,” ujar pria yang juga pernah menjabat sebagai Pj. Wali Kota Probolinggo tersebut.

Tak hanya beras sehat, Nurkholis juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan potensi pertanian lainnya di Pasuruan, seperti durian unggulan yang banyak dibudidayakan di kecamatan Pasrepan, Lumbang, Puspo, hingga Prigen. Ia pun mengundang masyarakat untuk menghadiri Festival Durian dan Kenduri Durian yang akan digelar pada akhir Januari 2025 di Rest Area Pasrepan dan Desa Kronto.

“Kami mengajak semua pihak untuk menghadiri Festival Durian dan Kenduri Durian. Ini menjadi wadah untuk mempromosikan kekayaan alam kita, khususnya durian unggulan Pasrepan,” tambah Nurkholis.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, juga memberikan apresiasi atas inovasi LPPNU dalam memproduksi beras sehat. Menurutnya, tren makanan sehat akan semakin diminati di masa depan, dan Pasuruan telah mengambil langkah tepat untuk menjadi pelopor.

“Beras sehat ini rendah karbohidrat dan kalori, sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Inovasi seperti ini adalah langkah yang bermanfaat tidak hanya untuk masyarakat Pasuruan, tapi juga menjadi kontribusi bagi dunia,” tutur Khofifah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri, menjelaskan bahwa padi yang dipanen merupakan varietas Inpari 32 yang ditanam di atas lahan seluas 5.000 meter persegi. Dengan penggunaan pupuk hayati LPPNU seperti Bio Joss dan asam amino, lahan ini berhasil menghasilkan padi sehat setara organik yang ramah lingkungan.

Kegiatan panen raya ini juga dihadiri oleh tokoh NU, seperti Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, Masykur, dan Ketua PCNU Pasuruan, Imron Mutamakkin, yang turut memberikan dukungan terhadap keberlanjutan program pertanian sehat di wilayah tersebut.

Dengan inovasi yang terus dikembangkan, Kabupaten Pasuruan siap menjadi pionir dalam pengelolaan pertanian berkelanjutan yang tidak hanya mendukung kebutuhan lokal, tetapi juga menjadi contoh bagi daerah lain. (red)

Editor : prass prasetyo