PERSIB dan Keunggulan Bola Mati: Senjata Andalan di Liga 1 2024/25

Gelandang PERSIB, Tyronne del Pino mengeksekusi tendangan bebas dengan kaki kiri ke gawang Arema FC pada pertandingan pekan ke-20 Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Soepriadi Blitar, Jumat, 24 Januari 2025. (PERSIB.co.id/Barly Isham)
Gelandang PERSIB, Tyronne del Pino mengeksekusi tendangan bebas dengan kaki kiri ke gawang Arema FC pada pertandingan pekan ke-20 Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Soepriadi Blitar, Jumat, 24 Januari 2025. (PERSIB.co.id/Barly Isham)

MERAHPUTIH I BANDUNG -PERSIB Bandung semakin menunjukkan ketajamannya dalam memanfaatkan situasi bola mati di Liga 1 2024/25. Terbaru, gol Tyronne del Pino yang memastikan kemenangan atas Arema FC di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, pada 24 Januari lalu, kembali membuktikan efektivitas strategi ini. Gol tersebut tercipta melalui skema tendangan bebas yang dieksekusi dengan cermat dari luar kotak penalti.

Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, mengungkapkan bahwa timnya memiliki sejumlah opsi dalam eksekusi bola mati. Menurutnya, Del Pino menjadi pilihan utama dalam mengeksekusi tendangan bebas dengan kaki kiri, sementara untuk sisi kanan, ia memiliki beberapa alternatif.

“Setiap kali ada peluang tendangan bebas dari sisi kiri, Tyronne yang mengambilnya. Dari sisi kanan, kami memiliki pilihan antara Marc Klok atau Ciro Alves. Semua tergantung situasi di lapangan,” ujar Hodak dalam sesi latihan di Bandung, Rabu (29/1).

Menghadapi laga pekan ke-21 Liga 1 2024/25 melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (1/2), Hodak tidak menampik bahwa skema bola mati akan kembali menjadi senjata utama timnya. Ia menyadari bahwa duel kontra PSM akan berlangsung sengit, sehingga memanfaatkan setiap peluang dari bola mati menjadi faktor krusial.

“Ketika menghadapi lawan dengan pertahanan kuat seperti PSM, skema bola mati bisa menjadi kunci. Kami terus melatih berbagai variasi agar lebih efektif,” tambahnya.

Tidak hanya tendangan bebas, Hodak juga menyoroti eksekusi penalti yang menjadi bagian penting dari strategi PERSIB. Selain David da Silva dan Marc Klok yang kerap menjadi eksekutor utama, PERSIB juga memiliki beberapa opsi lain seperti Tyronne del Pino dan Ciro Alves.

“Kami memiliki beberapa pemain yang siap mengeksekusi penalti. David biasanya menjadi pilihan utama, tetapi kami juga memiliki Marc, Tyronne, dan Ciro. Semua tergantung pada situasi di lapangan,” jelas Hodak.

Dengan kombinasi strategi yang semakin matang, PERSIB optimistis dapat melanjutkan tren positif mereka di Liga 1 2024/25. Laga melawan PSM Makassar menjadi ujian berikutnya bagi tim Maung Bandung untuk membuktikan bahwa bola mati bukan sekadar peluang, melainkan senjata andalan dalam meraih kemenangan. (red)

 

Editor : prass prasetyo