Euforia Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak dan Kastaneer Siap Persembahkan Kemenangan

Pelatih dan pemain PERSIB mengapresiasi dukungan Bobotoh pada sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis, 13 Februari 2025. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)
Pelatih dan pemain PERSIB mengapresiasi dukungan Bobotoh pada sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis, 13 Februari 2025. (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

MERAHPUTIH I BANDUNG - Ribuan Bobotoh membanjiri Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Kamis, 13 Februari 2025, memberikan dukungan penuh kepada PERSIB yang bersiap menghadapi laga klasik melawan Persija Jakarta di pekan ke-23 Liga 1 2024/25. Euforia luar biasa dari suporter setia Pangeran Biru ini tak hanya membakar semangat para pemain, tetapi juga mendapat perhatian khusus dari sang pelatih, Bojan Hodak.

"Latihan hari ini memang selesai lebih cepat sekitar 10 menit, tapi itu tidak masalah. Kami memahami betul seberapa besar harapan Bobotoh untuk pertandingan ini. Ini laga penting di tahun ini," ujar Hodak usai sesi latihan.

Hodak mengungkapkan bahwa atmosfer dukungan yang luar biasa ini turut mempengaruhi emosi para pemain. "Para pemain merasakan betul energi yang diberikan oleh Bobotoh. Ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi tentang kebanggaan dan kebersamaan. Sangat menyenangkan memiliki dukungan sebesar ini," tambahnya.

Persiapan PERSIB untuk duel sarat gengsi ini pun berjalan sesuai rencana. Dengan waktu yang masih tersisa dua hari sebelum pertandingan, Hodak optimistis timnya akan tampil dalam kondisi terbaik.

"Kami sudah melakukan semua yang diperlukan dalam persiapan. Masih ada dua hari lagi, dan saya yakin kami akan siap sepenuhnya untuk pertandingan nanti," tegasnya.

Sementara itu, penyerang anyar PERSIB, Gervane Kastaneer, yang baru bergabung di putaran kedua Liga 1 2024/25, tak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap fanatisme Bobotoh. Bagi pemain asal Belanda itu, dukungan masif yang diberikan dalam sesi latihan adalah bukti betapa besarnya kecintaan suporter kepada tim.

"Mereka menunjukkan dukungan yang luar biasa. Tanpa Bobotoh, PERSIB tidak akan berarti apa-apa. Ini menjadi pengingat bagi kami bahwa pertandingan hari Minggu nanti bukan sekadar pertandingan biasa," kata Kastaneer.

Ia juga menegaskan bahwa pesan yang disampaikan Bobotoh sangat jelas: pertandingan ini harus dimenangkan. "Atmosfer yang mereka ciptakan sungguh fantastis. Mereka ingin memastikan kami memahami bahwa ini laga spesial dan kami harus berjuang untuk memenangkannya. Kami menerima pesan itu dan akan memberikan segalanya di lapangan," tegasnya.

Usai sesi latihan, Kastaneer bersama rekan-rekannya pun menyempatkan diri berinteraksi dengan Bobotoh, mendengar aspirasi dan harapan mereka. Meski pertandingan melawan Persija selalu memiliki tekanan tersendiri, pemain berusia 27 tahun itu justru melihatnya sebagai tantangan.

"Saya tidak menganggap ini sebagai tekanan, tetapi lebih sebagai motivasi. Saya tahu apa yang dipertaruhkan. Ini laga besar dan saya ingin membuktikan bahwa saya siap bertarung demi klub ini," pungkasnya.

Dengan dukungan penuh dari Bobotoh, PERSIB semakin termotivasi untuk memberikan performa terbaiknya di laga penuh gengsi ini. Semua mata kini tertuju pada pertemuan klasik antara dua rival abadi, di mana kemenangan menjadi harga mati bagi Pangeran Biru. (red)

Editor : prass prasetyo