Warga Surabaya Turun Tangan Awasi Peredaran Miras Selama Ramadan
MERAHPUTIH I SURABAYA - Menjelang Hari Raya IdulFitri 1446 Hijriah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak seluruh warga untuk aktif mengawasi dan melaporkan peredaran minuman keras (miras), terutama selama bulan Ramadan. Langkah ini diambil guna menjaga ketertiban dan keamanan kota agar tetap kondusif.
“Surabaya ini kota besar, pengawasan oleh aparat saja tidak cukup. Saya ingin semua warga ikut turun tangan. Kita tidak bisa membangun Surabaya sendirian, harus bersama-sama,” tegas Cak Eri—sapaan akrabnya—usai menghadiri rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) di kantor DPRD Kota Surabaya, Senin (24/3/2025).
Cak Eri menekankan pentingnya kerja sama antara warga, Satpol PP, dan kepolisian dalam pengawasan peredaran miras. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat krusial dalam menciptakan suasana yang aman dan damai, terutama selama Ramadan.
“Saya berharap pengawasan dilakukan bersama, baik dari pemerintah, aparat kepolisian, hingga masyarakat. Dengan begitu, kita bisa memastikan bulan suci ini berjalan dengan tertib,” katanya.
Ia juga menyoroti penjualan minuman beralkohol di minimarket dan tempat-tempat tertentu. Sesuai aturan, hanya minuman beralkohol dengan kadar tertentu yang diperbolehkan dijual, sementara yang melebihi batas akan ditindak tegas. “Root Beer masih boleh, tapi untuk miras dengan kadar alkohol tinggi, harus diawasi lebih ketat,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret, Cak Eri mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan indikasi peredaran miras ilegal. Tanpa laporan dari warga, tindakan penegakan hukum tidak akan maksimal.
“Ayo bareng-bareng! Kalau ada yang mencurigakan, laporkan segera. Pemerintah bersama Forkopimda dan kepolisian siap bertindak,” ujarnya.
Ajakan ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Ramadan yang telah diterbitkan Wali Kota dengan nomor 100.3.4/3322/436.8.6/2025. Salah satu poinnya adalah larangan peredaran minuman beralkohol selama bulan suci Ramadan dan Hari Raya IdulFitri 2025.
Menutup pernyataannya, Cak Eri berharap partisipasi aktif warga bisa menjadikan Surabaya tetap aman dan damai. “Mari kita jaga kota ini bersama, bukan hanya untuk Ramadan, tetapi juga untuk hari-hari besar lainnya seperti IdulFitri dan Nyepi,” pungkasnya. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih