PERSIB Dekati Gelar, Kastaneer Ingatkan Tim Tak Boleh Lengah
MERAHPUTIH I BANDUNG — PERSIB Bandung kian dekat dengan takhta juara Liga 1 2024/2025. Menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (26/4/2025) malam, Maung Bandung tampil impresif dan membungkus kemenangan meyakinkan 3-0.
Tiga gol tanpa balas yang disarangkan ke gawang PSS tidak hanya memperpanjang rekor kemenangan PERSIB, tetapi juga memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen sementara. Dengan koleksi poin yang kini berselisih 11 angka dari pesaing terdekat, Dewa United, PERSIB hanya butuh empat poin tambahan dari empat laga sisa untuk mengunci gelar juara.
Meski demikian, di tengah euforia kemenangan, striker PERSIB, Gervane Kastaneer, mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap membumi. Dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan, penyerang asal Belanda itu menegaskan bahwa perjuangan mereka belum berakhir.
"Ini adalah pertandingan besar, dan menurut saya, kami berhasil menjalankan tugas dengan sangat baik," ujar Kastaneer. "Kami mencetak gol dan sebenarnya bisa menghasilkan lebih banyak peluang. Tapi yang terpenting adalah kami meraih tiga poin."
Kastaneer menyadari bahwa kemenangan atas PSS hanyalah satu langkah dari perjalanan panjang yang masih harus mereka tuntaskan. Dengan sisa kompetisi yang semakin menipis, fokus dan konsistensi menjadi kunci agar PERSIB tidak terpeleset di saat-saat krusial.
"Kami harus segera mengalihkan fokus untuk pertandingan berikutnya melawan Malut United. Seperti yang pelatih sampaikan, yang terpenting adalah menuntaskan tugas dan memastikan gelar secepat mungkin," imbuhnya.
Dalam laga melawan PSS, PERSIB menunjukkan dominasi sejak menit pertama. Tekanan tinggi, transisi cepat, serta ketajaman lini serang membuat PSS kesulitan mengembangkan permainan. Ketiga gol PERSIB tercipta dari skema yang memperlihatkan kedewasaan taktik sekaligus kualitas individu para pemain.
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, dalam kesempatan yang sama, memuji mentalitas para pemainnya yang tetap menjaga intensitas permainan hingga peluit panjang berbunyi.
"Kemenangan ini sangat penting. Namun, saya tekankan kepada para pemain, belum saatnya merayakan apapun. Kami harus tetap fokus hingga akhir," kata Hodak.
Sementara itu, di kubu lawan, pelatih PSS mengakui keunggulan PERSIB. Menurutnya, kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi timnya dalam membangun kesiapan mental dan strategi menghadapi laga-laga sisa.
Dengan performa yang terus menanjak dan dukungan penuh dari bobotoh, PERSIB kini berada di jalur cepat menuju gelar Liga 1 yang sudah lama mereka dambakan. Namun, perjalanan menuju kejayaan sejati tak hanya membutuhkan kemenangan di lapangan, melainkan juga keteguhan menjaga semangat, kerja keras, dan kerendahan hati.
Empat laga tersisa akan menjadi saksi, apakah PERSIB mampu mempertahankan momentum dan mewujudkan harapan besar seluruh pendukung setianya. (red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih