Amukan Macan Putih Cukur Singo Edan 3-0 di Kanjuruhan

Di hadapan ribuan Aremania yang memadati Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/5/2025), Singo Edan takluk telak 0-3 dari tamunya, Persik Kediri.
Di hadapan ribuan Aremania yang memadati Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/5/2025), Singo Edan takluk telak 0-3 dari tamunya, Persik Kediri.

MERAHPUTIH I MALANG – Hari yang seharusnya menjadi penanda kebangkitan Arema FC justru berubah menjadi malam kelam. Di hadapan ribuan Aremania yang memadati Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/5/2025), Singo Edan takluk telak 0-3 dari tamunya, Persik Kediri. Kekalahan memalukan ini sekaligus menggagalkan misi manis Arema untuk kembali menang di rumah sendiri setelah lebih dari dua tahun menjadi tim musafir.

Persik Kediri tampil garang sejak awal pertandingan. Alih-alih bermain bertahan sebagai tim tamu, Macan Putih justru tampil percaya diri dan agresif. Pendekatan ofensif ini langsung membuahkan hasil saat laga memasuki menit ke-25. Adalah Vava Mario Yagalo yang membuka keunggulan Persik melalui sundulan mautnya, meneruskan umpan manja dari sang playmaker Ze Valente.

Gol tersebut menjadi cambuk bagi Arema FC untuk bangkit. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, tuan rumah justru semakin tertekan. Kondisi semakin buruk bagi Arema ketika kapten mereka, Johan Ahmad Alfarizie, harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah dikartu merah wasit karena pelanggaran keras pada menit ke-62.

Unggul jumlah pemain, Persik tak menyia-nyiakan kesempatan. Ramiro Fergonzi menggandakan keunggulan tim tamu di menit ke-71 lewat sepakan kaki kiri keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung kiper Arema. Gol tersebut menambah luka di jantung pertahanan Arema yang tampak kehilangan koordinasi sejak awal babak kedua.

Arema sejatinya sempat mendapat peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan di menit ke-78 melalui Dalberto. Namun sundulan penyerang asal Brasil itu berhasil ditepis kiper Persik, L. Navacchio, yang tampil gemilang sepanjang pertandingan.

Malang tak bisa dielakkan bagi Arema. Di menit ke-82, Ze Valente—yang sebelumnya menyumbang assist—menutup pesta gol Persik. Pemain asal Portugal itu memanfaatkan bola muntah yang membentur tiang, dan dengan dingin menceploskan bola ke dalam gawang.

Kemenangan ini menjadi penegas status Persik sebagai tim yang patut diperhitungkan di pekan-pekan akhir kompetisi. Tambahan tiga poin membuat Macan Putih kini mengoleksi 40 poin dan naik ke posisi ke-12 klasemen sementara Liga 1 2024/2025.

Sementara itu, kekalahan di laga kandang perdana setelah ‘pengasingan’ panjang menjadi tamparan keras bagi Arema FC. Meski masih bertengger di posisi ke-10 dengan 46 poin, tekanan dari suporter mulai menguat seiring dengan performa inkonsisten tim asuhan pelatih Fernando Valente.

Sorak kecewa Aremania menggema saat peluit panjang dibunyikan. Alih-alih menjadi malam perayaan kembalinya mereka ke Kanjuruhan, yang terjadi justru ironi. Di saat ribuan pasang mata menanti kebangkitan, Singo Edan justru takluk dan kehilangan taji di sarangnya sendiri.

Susunan Pemain Arema vs Persik:

Arema FC: Lucas Frigeri; Ahmad Maulana, Thales Lira, Julian Guevara, Johan Ahmat Alfarizi; Dedik Setiawan, Arkhan Fikri, Shulton Fajar; M Rafli, Dalberto, Salim Tuharea.

Persik: Leo Navacchio; Vava Mario Yagalo, Kiko Pereira, Hamra Hehanussa, Yusuf Meilana; Bayu Otto, Adi Eko, Ze Valente; Riyatno Abiyoso, Ramiro Fergonzi, Hugo Samir. (DPR)

Editor : Redaksi