PERSIB Siap Tempur Hadapi Persita, Bojan Hodak Pastikan Pemain Tetap Prima Usai Libur
MERAHPUTIH I BANDUNG — Pelatih PERSIB Bandung, Bojan Hodak, memastikan seluruh pemainnya berada dalam kondisi fisik dan mental yang prima jelang laga pekan ke-33 Liga 1 2024/2025 melawan Persita Tangerang. Laga yang akan digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Jumat (16/5/2025) itu menjadi bagian penting dari dua pertandingan terakhir PERSIB di musim ini.
Kepastian itu disampaikan Hodak setelah memimpin sesi latihan tim di Lapangan SPOrT Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (13/5/2025) pagi. Latihan ini merupakan yang pertama setelah PERSIB mengalahkan Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (9/5/2025), dengan skor meyakinkan.
"Latihannya sangat bagus. Semua pemain datang dengan semangat tinggi. Mereka baru saja menjalani libur selama tiga hari, jadi sekarang kondisinya sangat segar dan antusias untuk kembali berkompetisi," ujar Hodak saat ditemui seusai latihan.
PERSIB memang memberikan waktu rehat kepada para pemainnya setelah laga berat melawan Barito Putera. Menurut Hodak, jeda singkat tersebut dirancang agar para pemain bisa memulihkan kondisi sekaligus menjaga semangat kompetitif menjelang pertandingan penting berikutnya.
PERSIB saat ini masih berupaya mengamankan posisi terbaik di papan klasemen Liga 1. Dua pertandingan tersisa menjadi penentu posisi akhir klub kebanggaan Bobotoh tersebut. Oleh karena itu, Hodak menegaskan bahwa fokus tim tidak boleh goyah meski musim hampir berakhir.
"Tinggal dua pertandingan tersisa. Kami tidak boleh lengah. Target kami adalah meraih hasil maksimal di dua laga itu," tegas pelatih asal Kroasia tersebut.
Uniknya, sesi latihan PERSIB kini tidak lagi dilakukan di Stadion GBLA. Sebagai gantinya, Hodak dan jajaran pelatih memilih SPOrT Jabar Arcamanik sebagai lokasi utama latihan. Keputusan ini, kata Hodak, diambil untuk menjaga kondisi rumput stadion GBLA agar tetap ideal menjelang laga kandang terakhir.
"Kami memutuskan untuk tidak terlalu sering menggunakan GBLA untuk latihan agar kondisi lapangan tetap baik. Di sisi lain, lapangan Arcamanik juga sudah cukup familiar bagi pemain dan suasananya mendukung," tutur Hodak.
Ia juga menambahkan bahwa kemungkinan besar tim akan terus berlatih di Arcamanik hingga musim berakhir. Selain pertimbangan teknis, hal ini juga berkaitan dengan efisiensi waktu dan logistik.
Menjelang laga melawan Persita, Hodak menyebut persiapan yang dilakukan tim tidak hanya sebatas fisik. Sesi latihan difokuskan pula pada aspek taktik dan pemahaman strategi. Ia berharap para pemain bisa tampil disiplin dan solid menghadapi tim asal Tangerang tersebut, yang dikenal memiliki serangan balik cepat.
“Persita adalah lawan yang tidak bisa dianggap enteng. Mereka punya kecepatan dan organisasi permainan yang baik. Kami harus siap secara taktik dan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan,” ujarnya.
Menurut pantauan Kompas, sesi latihan yang berlangsung sekitar 90 menit itu berjalan dengan intensitas sedang. Pemain-pemain utama seperti Marc Klok, David da Silva, dan Ciro Alves tampak berlatih penuh. Tidak terlihat ada pemain yang mengalami cedera serius.
Hodak juga mengaku senang melihat semangat dan suasana kekeluargaan di antara para pemain, yang menurutnya menjadi modal penting untuk menjaga performa tim menjelang akhir musim.
“Tim ini punya karakter kuat dan ikatan yang bagus di dalam maupun luar lapangan. Itu yang membuat kami tetap kompak sampai sekarang,” ucapnya.
Laga melawan Persita menjadi penting karena akan menentukan posisi akhir PERSIB di klasemen. Setelah itu, mereka dijadwalkan menghadapi pertandingan terakhir yang bisa menjadi laga hidup-mati, tergantung pada hasil pertandingan lain.
Saat ini, PERSIB masih berpeluang mengunci posisi empat besar. Namun, selisih poin dengan tim-tim pesaing cukup ketat. Oleh sebab itu, kemenangan di dua laga terakhir menjadi harga mati.
“Kami tidak ingin mengandalkan hasil tim lain. Kami harus fokus pada diri sendiri dan memastikan bisa menang,” kata Hodak, menutup pernyataannya.
Dengan dua pertandingan tersisa, publik sepak bola Jawa Barat berharap PERSIB bisa menutup musim dengan catatan positif, sekaligus menambah semangat untuk menghadapi musim kompetisi berikutnya dengan lebih optimistis. (red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih