Tyronne Del Pino Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga 1 2024/25, Sebuah Kisah tentang Ketekunan dan Pembuktian
MERAHPUTIH I BANDUNG — Musim ini menjadi catatan emas dalam karier Tyronne Del Pino. Gelandang serang asal Spanyol itu dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga 1 2024/25, sekaligus menahbiskan dirinya sebagai sosok kunci di balik keberhasilan PERSIB meraih gelar juara. Dengan torehan 18 gol dan 8 assist, Del Pino bukan hanya menjadi top skorer klub, tetapi juga simbol ketangguhan dan kebangkitan.
Penetapan Del Pino sebagai pemain terbaik diumumkan pada malam penganugerahan akhir musim yang digelar di Jakarta, Sabtu (24/5/2025). Ia mengungguli empat kandidat lain, yakni Egy Maulana Vikri (Dewa United), Ryo Matsumura (Persija), Mariano Peralta (PSM Makassar), serta rekan setimnya sendiri, Gustavo Franca.
Del Pino mengaku tak pernah membayangkan bisa mencapai titik ini setelah sempat mengalami masa sulit pada musim lalu. Saat baru saja didatangkan oleh PERSIB, ia langsung mengalami cedera parah dalam laga debut yang membuatnya harus menepi cukup lama. Tak hanya itu, ia bahkan sempat dipinjamkan ke klub Thailand demi memulihkan kondisi fisik dan mentalnya.
"Saya hanya fokus bekerja setiap hari untuk meningkatkan diri dan menikmati sepak bola," ujar Del Pino kepada Kompas, sesaat setelah menerima penghargaan. "Kritik adalah bagian dari permainan, tetapi penting untuk bisa mengelolanya agar tidak menyimpang dari tujuan akhir. Percayalah pada prosesnya."
Pemain kelahiran Las Palmas, Spanyol, itu mengaku bahwa musim ini sangat spesial baginya. Ia merasa apa yang ia alami dalam setahun terakhir adalah perjalanan penuh pembelajaran, tentang kesabaran, kepercayaan, dan kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan.
"Saya sangat berterima kasih kepada semua orang yang percaya kepada saya," katanya. "Keluarga saya, yang selalu ada di saat baik dan buruk, terutama ketika masa-masa sulit yang membuat saya tumbuh sebagai pribadi. Saya juga berterima kasih kepada Tuhan, rekan-rekan satu tim, staf pelatih, dan tentu saja para Bobotoh, yang tidak pernah berhenti mendukung kami."
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menyebut Del Pino sebagai pemain yang tak tergantikan. Menurutnya, kehadiran gelandang berusia 33 tahun itu menjadi pembeda dalam skema permainan PERSIB yang dinamis dan menyerang. Dengan visi permainan yang tajam, kemampuan melepas umpan akurat, dan insting mencetak gol yang tinggi, Del Pino menjadi motor serangan sekaligus pemimpin di lini tengah.
“Del Pino adalah contoh nyata profesionalisme. Ia menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan disiplin, pemain bisa kembali dari titik terendah menuju puncak,” ujar Bojan Hodak.
Kontribusinya tidak hanya terlihat dalam statistik. Del Pino kerap hadir dalam momen-momen krusial, mencetak gol kemenangan, dan menginspirasi rekan-rekannya lewat determinasi yang ia tunjukkan di lapangan.
Gelar juara Liga 1 2024/25 menjadi yang pertama bagi PERSIB dalam hampir satu dekade terakhir. Euforia menyelimuti Kota Bandung sepanjang akhir pekan, dengan ribuan Bobotoh turun ke jalan merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka.
Bagi Del Pino, penghargaan individu ini adalah bonus dari sebuah pencapaian kolektif yang luar biasa. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini ia dedikasikan bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk semua orang yang terlibat dalam perjalanan musim ini.
“Tanpa rekan-rekan saya, saya tidak akan berdiri di sini malam ini,” katanya, menutup pidatonya dengan mata berkaca-kaca. “Ini bukan tentang saya saja. Ini tentang kami. Tentang tim, klub, kota, dan semua Bobotoh yang mencintai PERSIB sepenuh hati.”
Tyronne Del Pino, dengan segala pasang surut yang ia alami, membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang perjuangan dan ketekunan. Sebuah kisah yang akan dikenang lama di Bandung dan menjadi inspirasi bagi banyak pesepak bola di tanah air. (red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih