Karakter Jumbo Ramaikan Perjalanan Kereta Api, Kolaborasi KAI dan Visinema Dukung Industri Kreatif Lokal

PT Kereta Api Indonesia menggandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta rumah produksi Visinema untuk menghadirkan karakter Jumbo dalam layanan kereta Argo Dwipangga dan Argo Bromo Anggrek
PT Kereta Api Indonesia menggandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta rumah produksi Visinema untuk menghadirkan karakter Jumbo dalam layanan kereta Argo Dwipangga dan Argo Bromo Anggrek

MERAHPUTIH I JAKARTA - Perjalanan dengan kereta api kini tak hanya sekadar berpindah dari satu kota ke kota lain. Ada pengalaman baru yang menanti, terutama bagi keluarga dan anak-anak: kehadiran karakter animasi lokal “Jumbo” di dalam layanan kereta api.

PT Kereta Api Indonesia menggandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta rumah produksi Visinema untuk menghadirkan karakter Jumbo dalam layanan kereta Argo Dwipangga dan Argo Bromo Anggrek. Kolaborasi ini bukan sekadar proyek dekorasi semata, tetapi menjadi wujud nyata dukungan terhadap industri kreatif Tanah Air.

“Kereta api punya jangkauan luas dan pelanggan dari berbagai kalangan. Ini jadi kanal yang efektif untuk mengenalkan IP lokal secara berulang dan berdampak,” kata Direktur Niaga KAI Hadis Surya Palapa dalam keterangan resminya.

Jumbo, karakter gajah kecil berwarna biru yang ceria dan penuh semangat kini tampil menghiasi interior dan eksterior dua kereta unggulan KAI. Mulai dari desain tematik di badan kereta, bordes, hingga ruang dalam, hadir dengan warna-warna cerah yang menarik perhatian. Kehadiran ini tidak hanya memperindah tampilan kereta, tetapi juga menghadirkan unsur hiburan, edukasi, dan pengalaman emosional bagi para penumpang.

Tak berhenti di dalam kereta, kehadiran Jumbo juga menyapa penumpang di berbagai stasiun besar. Di Stasiun Yogyakarta, misalnya, balon raksasa Jumbo setinggi lebih dari empat meter menyambut kedatangan penumpang sejak pertengahan Juni hingga pertengahan Juli 2025. Sementara itu, stasiun-stasiun seperti Gambir, Solo Balapan, dan Pasarturi kini memiliki photo booth interaktif bertema Jumbo yang ramah anak.

“Kami ingin perjalanan menjadi pengalaman yang menyenangkan, penuh kenangan, dan tentunya mendekatkan anak-anak pada produk lokal yang membanggakan,” ujar Hadis.

Program pendukung lainnya adalah “Stamp Stasiun”, yang memungkinkan anak-anak mengumpulkan cap stempel bergambar Jumbo di berbagai stasiun, menambah keseruan selama perjalanan.

Sekretaris Kemenparekraf, Dessy Ruhati, menyebut kolaborasi ini sebagai contoh konkret sinergi antar sektor. “Inilah bukti bahwa kolaborasi pemerintah, BUMN, dan industri kreatif bisa melahirkan nilai tambah ekonomi dan kultural,” ujarnya.

Lebih dari sekadar promosi, proyek ini menjadi bagian dari kampanye Bangga Buatan Indonesia. Karakter Jumbo membawa pesan tentang persahabatan, keberanian, dan semangat kebangsaan, nilai-nilai yang dibutuhkan generasi muda Indonesia.

Dengan pendekatan ini, KAI tidak hanya memperkaya layanan transportasi, tetapi juga membuka ruang promosi baru bagi pelaku industri kreatif lokal. Bagi KAI, ini adalah strategi memperluas segmentasi pasar menjangkau keluarga muda dan penumpang anak yang kini menjadi perhatian dalam pengembangan layanan.

Selama semester pertama 2025, KAI mencatatkan 27,4 juta penumpang untuk perjalanan jarak jauh dan lokal tumbuh 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Libur sekolah pun menjadi momentum yang tepat bagi peluncuran inisiatif kreatif ini.

“Kereta api kini bukan hanya moda transportasi massal. Ia menjadi bagian dari gaya hidup dan ruang edukasi budaya. Melalui karakter Jumbo, kami ingin menciptakan keterikatan emosional yang memperkuat loyalitas pelanggan,” pungkas Hadis.

Dengan kolaborasi ini, kereta api tak lagi hanya soal kecepatan dan kenyamanan,tet api juga cerita dan warna dalam setiap perjalanan. (red)

Editor : Redaksi