Menuju Hattrick Juara Umum, SMK Jatim Bawa Misi Besar ke Ajang LKS Nasional

Gubernur Jawa Timur, Khofifah saat menyematkan jaket kontingen secara simbolik kepada perwakilan siswa berlaga di ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2025.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah saat menyematkan jaket kontingen secara simbolik kepada perwakilan siswa berlaga di ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2025.

MERAHPUTIH I SIDOARJO — Di tengah antusiasme dan semangat yang membara, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melepas 46 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terbaik dari seluruh penjuru provinsi untuk berlaga di ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2025. Acara pelepasan yang berlangsung di Hotel Swiss Bell Juanda, Sidoarjo, Jumat (25/7), menjadi momentum untuk menyatukan harapan dan tekad Jawa Timur dalam mempertahankan gelar juara umum secara tiga kali berturut-turut.

Tahun ini, Jawa Timur mengincar hattrick kemenangan prestasi tertinggi yang tak hanya bermakna simbolik, tetapi juga menjadi cermin keberhasilan pembinaan vokasi di tingkat daerah.

“Kami ingin seluruh siswa fokus, kompak, dan penuh dedikasi. Kalau ada lomba yang harus dikerjakan bersama, lakukan dengan soliditas dan solidaritas. Kita ingin kembali membawa pulang kemenangan untuk bumi Majapahit,” ujar Khofifah. 

Bagi Khofifah, LKS bukan sekadar ajang adu keterampilan antar pelajar, tetapi ruang pembuktian bahwa pendidikan vokasi telah menjadi tulang punggung pembangunan sumber daya manusia di Jawa Timur. Ia menilai, keberhasilan Jawa Timur menjadi juara umum dua tahun berturut-turut adalah bukti konkret dari komitmen kolektif antara pemerintah, satuan pendidikan, dan masyarakat.

“LKS ini adalah bagian dari penguatan dedikasi dan vokasi. Ini tentang prestasi, dan tentu saja tentang membawa nama baik Jawa Timur ke kancah nasional,” tuturnya.

Dalam suasana khidmat, Khofifah menyematkan jaket kontingen secara simbolik kepada perwakilan siswa. Penyematan ini tak hanya seremonial, tetapi juga menjadi simbol pengukuhan tanggung jawab yang diemban para peserta lomba.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai yang turut hadir dalam pelepasan kontingen mengungkapkan bahwa seluruh peserta telah melalui seleksi ketat dan proses pembinaan intensif. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan semua elemen, mulai dari kepala sekolah, guru pembimbing, hingga orang tua  dalam mendukung para siswa mencapai hasil terbaik.

“Alhamdulillah, dua tahun berturut-turut kita menyandang gelar juara umum. Tahun ini, dengan dukungan moral langsung dari Ibu Gubernur, kami yakin bisa kembali mempertahankan gelar tersebut,” ujar Aries.

Menurut Aries, keberhasilan kontingen Jawa Timur tidak lepas dari strategi pendidikan vokasi yang terus dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia menekankan pentingnya menjadikan SMK di Jatim sebagai rujukan nasional dalam pengembangan vokasi berbasis kompetensi.

“Kami ingin menjadikan pendidikan vokasi di Jawa Timur sebagai kiblat nasional. Maka dari itu, prestasi LKS harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tegasnya.

LKS Nasional 2025 akan berlangsung mulai 26 Juli hingga 1 Agustus 2025, di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Ajang ini mempertemukan siswa-siswa SMK terbaik dari seluruh Indonesia, yang akan berlomba dalam 38 bidang keahlian, dari teknologi digital, otomotif, hingga industri kreatif.

Bagi peserta, LKS menjadi lebih dari sekadar ajang unjuk keterampilan. Ia menjadi cermin identitas kolektif pendidikan vokasi, tempat siswa memaknai kerja keras, kolaborasi, dan semangat kebangsaan.

“Bismillah, kami siap membawa nama baik Jawa Timur,” ujar salah satu peserta dari SMK Negeri di Tulungagung dengan sorot mata penuh semangat.

Pelepasan kontingen ditutup dengan doa bersama, seraya Gubernur Khofifah menyatakan pemberangkatan resmi kontingen. “Dengan ridha dan barakah Allah SWT, kontingen LKS Dikmen tahun 2025 saya nyatakan siap diberangkatkan,” ucap Khofifah.(dpr) 

 

Editor : Redaksi