Mahatir Ajak Anwar Ibrahim Gulingkan PM Malaysia
MERAH PUTIH | Kuala Lumpur - Mantan PM Malaysia Mahatir Mohamad menegaskan, dirinya bakal berupaya melengserkan suksesornya, Muhyiddin Yassin.
Mahatir bahkan menyebut, Muhyiddin telah membuat negeri jiran itu kembali ke kekuasaan partai korup, yang sudah tidak diinginkan rakyat dalam Pemilu 2018 lalu.
Di tengah pandemi corona virus disease (covid-19), potensi terjadinya konflik politik kembali terbuka.
Mahatir yang mundur dari posisi PM bulan Februari lalu, tidak terima dengan rezim Muhyiddin yang bersekutu dengan Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO). Mahatir menyebut, kesepakatan yang dicapai melalui jalur belakang, adalah tidak patut.
"Kami berniat menciptakan pemerintahan seperti yang dimandatkan oleh rakyat," cetus Mahatir, Kamis (22/5). U
diketahui, Muhyiddin Yassin sendiri pernah mmenjadi bagian dari koalisi Pakatan Harapan. Tapi, pada tanggal 1 Maret 2020 lalu, secara mengejutkan dia dilantik menjadi perdana menteri.
Media internasional Reuters yang mengutip Malay Mail melansir, oposisi menyebut posisi PM yang diduduki Muhyiddin adalah tidak sah. Pasalnya, kekuasaan itu diambil tidak melalui tahapan pemilu.
Mahatir menambahkan, koalisi pemerintahan Muhyiddin sendiri sejatinya cuma menang tipis di parlemen. Oleh sebab itu, Mahatir mengaku bakal bekerjasama bareng pemimpin oposisi Anwar Ibrahim, walaupun mereka berdua acap kali berseteru, demi menumbangkan PM Malaysia Muhyiddin Yassin.
"Muhyiddin pasti bakal mendapat masalah besar," Mahatir mengingatkan. "Pasalnya, setiap ada celah demi membuktikan dia tidak sah, pasti akan kami ambil." (rtr/mml/rga)
Editor : Rangga Putra
Harian Merah Putih