Persib Bandung Siap Hadapi Tantangan di Fase Grup AFC Champions League Two 2025
MERAHPUTIH I BANDUNG – Langkah Persib Bandung di kancah Asia berlanjut. Setelah memastikan tiket ke babak penyisihan grup AFC Champions League (ACL) Two 2025, Maung Bandung kini menanti hasil pengundian yang akan digelar di markas Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Kuala Lumpur, Malaysia, pada Jumat, 15 Agustus 2025, pukul 14.00 WIB.
Kepastian Persib melaju ke fase grup diperoleh usai kemenangan dramatis 2-1 atas Manila Digger pada laga play-off di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu, 13 Agustus 2025. Dukungan penuh bobotoh di stadion menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan skuad asuhan pelatih Bojan Hodak itu mengunci tiket bersejarah.
Menjelang undian, AFC telah merilis pembagian pot. Persib menempati Pot 4 (unggulan keempat) Wilayah Timur bersama Cong An Ha Noi (Vietnam), Eastern FC (Hong Kong), dan Tampines Rovers (Singapura). Artinya, Persib akan menghadapi lawan-lawan tangguh dari Pot 1, 2, dan 3.
Pot 1 berisikan tim-tim papan atas Asia seperti Bangkok United (Thailand), Gamba Osaka (Jepang), Pohang Steelers (Korea Selatan), dan Beijing FC (Cina). Sementara Pot 2 dihuni BG Pathum United (Thailand), Macarthur FC (Australia), Selangor FC (Malaysia), serta Nam Dinh (Vietnam). Adapun Pot 3 diisi Tai Po (Hong Kong), Lion City Sailors (Singapura), Kaya FC Iloilo (Filipina), dan Ratchaburi (Thailand).
Dengan komposisi tersebut, kemungkinan Persib berada di grup yang berat sangat besar. Namun, peluang kejutan tetap terbuka lebar jika skuad Maung Bandung mampu menjaga konsistensi dan fokus di setiap laga.
Berdasarkan jadwal AFC, matchday pertama ACL Two 2025 akan berlangsung pada 16-17 September 2025. Format kompetisi ini menggunakan sistem kandang-tandang, di mana dua tim teratas setiap grup akan lolos ke fase gugur.
Pelatih Bojan Hodak menyatakan timnya siap menghadapi siapa pun yang akan menjadi lawan. “Di level Asia, semua lawan memiliki kualitas. Kami akan mempersiapkan tim sebaik mungkin agar bisa bersaing, tidak hanya berpartisipasi,” ujarnya.
Manajemen Persib pun menegaskan target untuk melangkah sejauh mungkin di turnamen ini. Selain demi prestasi, partisipasi di ajang bergengsi ini juga menjadi sarana penting untuk mengangkat citra klub dan sepak bola Indonesia di pentas internasional.
Bagi bobotoh, keikutsertaan Persib di ACL Two menjadi momen spesial. Banyak di antara mereka berharap klub kebanggaan Kota Kembang ini bisa mencatat sejarah baru, bahkan melampaui pencapaian klub Indonesia sebelumnya di kancah Asia.
“Persib harus berani. Lawan siapa pun, jangan takut. Yang penting main habis-habisan,” kata Asep, salah satu bobotoh yang hadir di GBLA saat laga kontra Manila Digger.
Kini, mata seluruh pencinta Persib tertuju pada hasil undian di Kuala Lumpur. Siapa pun lawannya nanti, dukungan ribuan bobotoh diyakini akan tetap mengalir, baik di stadion maupun lewat layar kaca. (red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih