Persija Tarik Bruno Tubarao: Strategi Cerdas atau Sekadar Gimmick Transfer?
MERAHPUTIH I JAKARTA – Dari tanah Samba, tempat sepak bola tumbuh bukan sekadar olahraga melainkan semacam agama, Bruno Nunes de Barros, akrab disapa Bruno Tubarão akhirnya menjejakkan kaki di Jakarta. Persija resmi menjadi pelabuhan barunya, dan Super League 2025/2026 bakal menjadi panggung debut internasional pertama pemain kelahiran Rio de Janeiro, 5 Maret 1995 itu.
Bruno bukan nama asing di sepak bola Brasil. Ia melewati jalan panjang, berliku, dan penuh persinggahan sebelum tiba di Persija. Kariernya dimulai bersama Cabofriense (2015–2018), sempat dipinjamkan ke Sampaio-RJ (2017), lalu merapat ke Boa Esporte (2018). Nama Bruno mulai mencuat ketika ia bergabung dengan Red Bull Brasil, yang kemudian bertransformasi menjadi Red Bull Bragantino (2019–2023). Dari sanalah ia mencicipi atmosfer kasta tertinggi, Serie A Brasil.
Petualangannya berlanjut ke Vasco da Gama (2022), Atlético Goianiense (2023–2025), hingga Ceará SC (2025). Setiap persinggahan meninggalkan bekal berharga, dan kini ia memilih Jakarta sebagai panggung baru.
Di bawah arahan pelatih Mauricio Souza, Persija membangun skuad dengan kombinasi pengalaman dan ambisi. Kehadiran Bruno disebut-sebut sebagai mozaik terakhir yang melengkapi kanvas tim.
“Saya siap menghadapi tantangan bersama Persija. Saya pun tidak sabar untuk mulai berlatih dengan rekan-rekan tim baru saya,” ujar Bruno dalam keterangan resmi klub.
Bruno datang bukan sekadar untuk menambah daftar nama asing di Persija. Ia membawa misi pribadi yang selaras dengan tujuan kolektif Macan Kemayoran: merebut tahta liga.
“Tujuan saya adalah memenangkan liga dengan berseragam Persija. Saya ingin menjadi bagian penting di tim,” tegasnya.
Bruno akan mengenakan nomor punggung 88 di Persija. Pilihan angka ganda itu bukan kebetulan, seolah melambangkan semangat dan tekadnya yang tak terbatas. Meski dikenal sebagai pemain depan dengan kecepatan dan insting gol, Bruno menyebut dirinya siap ditempatkan di posisi manapun sesuai kebutuhan tim.
Bagi Persija, kedatangan Bruno bukan hanya transfer pemain, tetapi juga sinyal ambisi besar untuk musim baru Super League. Sementara bagi Bruno, Jakarta adalah babak istimewa: panggung pertama di luar negeri yang bisa menjadikannya legenda baru di tanah rantau.
Kini tinggal menunggu, apakah Bruno Tubarão mampu mengorbit bersama Persija dan menorehkan kisah manis dalam sejarah panjang Macan Kemayoran.(red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih