Prabowo Resmi Lantik Sejumlah Kepala Badan Strategis di Istana Negara

Presiden Prabowo Subianto melantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Kepala Badan Industri Mineral, Kepala Badan Narkotika Nasional, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme di Istana Negara, Jakarta, pada Senin,
Presiden Prabowo Subianto melantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Kepala Badan Industri Mineral, Kepala Badan Narkotika Nasional, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme di Istana Negara, Jakarta, pada Senin,

MERAHPUTIH I JAKARTA – Suasana Istana Negara, Jakarta, pada Senin (25/8) siang tampak khidmat ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung prosesi pelantikan sejumlah pejabat baru di lembaga strategis negara.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara mengukuhkan para pemimpin baru untuk empat institusi penting: Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Badan Industri Mineral, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Presiden Prabowo saat memandu pengucapan sumpah jabatan, yang diikuti secara serentak oleh pejabat terlantik dengan penuh kesungguhan.

Adapun pejabat yang resmi dilantik, antara lain:

-Didit Herdiawan Ashaf, Darwin Trisna Djadawinata, dan Suhajar Diantoro sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Pengangkatan mereka mengacu pada Keppres Nomor 76/P Tahun 2025.
-Brian Yuliarto sebagai Kepala Badan Industri Mineral. Penetapan ini merujuk pada Keppres Nomor 77/P Tahun 2025.
-Suyudi Ario Seto dipercaya menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional berdasarkan Keppres Nomor 118/TPA Tahun 2025.
-Eddy Hartono didaulat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme lewat Keppres Nomor 117/TPA Tahun 2025.

Pelantikan kali ini dinilai sebagai langkah penting pemerintahan Presiden Prabowo dalam memperkuat struktur kelembagaan negara di sektor-sektor strategis. Pantai Utara Jawa, misalnya, diproyeksikan menjadi kawasan vital dengan potensi ekonomi maritim dan logistik nasional. Sementara itu, pembentukan Badan Industri Mineral dipandang sebagai upaya pemerintah mengelola secara optimal kekayaan sumber daya mineral di tengah meningkatnya kebutuhan global akan bahan tambang strategis.

Tak kalah penting, BNN dan BNPT tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan nasional dari ancaman narkotika dan terorisme. Dengan kepemimpinan baru, masyarakat menaruh harapan besar agar dua institusi ini mampu menghadirkan gebrakan yang lebih efektif.

Setelah pengucapan sumpah jabatan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan. Presiden Prabowo, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, kemudian memberikan ucapan selamat secara langsung kepada para pejabat baru. Sesi ini disusul oleh jajaran tamu undangan, mulai dari menteri kabinet, pejabat tinggi negara, hingga tokoh masyarakat yang hadir.

Dengan selesainya pelantikan ini, Presiden Prabowo menegaskan kembali bahwa pemerintah berkomitmen menjalankan tata kelola negara dengan profesionalisme dan integritas. Ia berharap, pejabat yang baru saja dilantik dapat segera bekerja, menunjukkan kinerja nyata, serta membawa dampak positif bagi bangsa dan negara. (red)

Editor : Redaksi